RADAR JOGJA - Pramuka MTsN 6 Bantul berupaya melakukan perubahan dengan kegiatan yang terlihat kecil, namun berdampak besar bagi lingkungan. Mereka berupaya melakukan perubahan dengan kebiasaan-kebiasaan hemat energi.
Kebiasaan kecil ini terlihat sangat sepele. Namun jika setiap orang memiliki kesadaran yang sama akan pentingnya menghemat energi, maka dampak besar akan didapatkan.
Akumulasi energi yang bisa dihemat jumlahnya banyak sekali, jika dilakukan bersama-sama. Dan semua itu diawali dengan kesadaran terhadap diri sendiri."Kita harus mengubah cara kita memperlakukan energi. Dalam dunia yang semakin modern ini, kita sering kali lupa akan tanggung jawab kita terhadap lingkungan," ujar Kepala madrasah MTsN 6 Bantul Mafrudah, Kamis (19/10). "Kegiatan ini adalah langkah kecil yang akan membantu menciptakan perubahan besar dalam jangka panjang.”
Kegiatan dimulai dengan pengenalan konsep sustainaiblity energy. Pramuka diberi pemahaman tentang bagaimana mengurangi penggunaan energi listrik, gas, dan air dalam kehidupan sehari-hari.
Mereka juga diajak berdiskusi dan komunikasi dua arah. Sehingga bisa mendapat wawasan yang baik tentang dampak negatif pemborosan energi terhadap lingkungan di masa depan.
Setelah itu, mereka juga diajak melakukan demonstrasi sederhana cara menghemat energi di rumah. Di antaranya, mematikan perangkat listrik yang tidak digunakan, menggunakan lampu hemat energi, dan mengurangi waktu mandi air panas."Para siswa Pramuka kemudian mempraktikkan cara-cara ini di rumah masing-masing dan berencana untuk membagikan pengalaman mereka dengan keluarga dan teman-teman," ujarnya.
Melalui langkah sederhana namun berdampak besar ini, menunjukkan Pramuka MTsN 6 Bantul berkomitmen mempersiapkan generasi yang sadar akan lingkungan. Sehingga masa depan dapat diteruskan dan bumi tetap aman dihuni.
Mereka juga memotivasi semua pihak untuk melakukan tindakan nyata dalam mengurangi jejak karbon dan menjaga planet ini bagi generasi mendatang. “Peduli terhadap kelestarian energi adalah tanggung jawab bersama yang harus kita wujudkan," jelasnya. (lan/pra)