Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ketikpinter Bantu Bentuk Karakter Profil Pelajar Pancasila

Wulan Yanuarwati • Kamis, 19 Oktober 2023 | 18:45 WIB
INOVATIF: Mahasiswa UNY membuat aplikasi Kemitraan Holistik Pendidikan Karakter (Ketikpinter). Dalam aplikasinya, turut menggandeng SMPN 4 Panggang, Gunungkidul.DOKUMENTASI UNY
INOVATIF: Mahasiswa UNY membuat aplikasi Kemitraan Holistik Pendidikan Karakter (Ketikpinter). Dalam aplikasinya, turut menggandeng SMPN 4 Panggang, Gunungkidul.DOKUMENTASI UNY

 

RADAR JOGJA - Pembentukan karakter Pancasila bagi pelajar masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Atas hal itu, mahasiswa UNY Jogja berupaya membantu sekolah dengan menganggas aplikasi Kemitraan Holistik Pendidikan Karakter (Ketikpinter).


Sebelumnya, pemerintah telah menggulirkan program penanaman karakter Profil Pelajar Pancasila dan program Merdeka Belajar. Namun program belum sepenuhnya diimplementasikan di sekolah. Hal ini karena minimnya standar tenaga pendidik, serta sarana dan prasarana.


"Para siswa masih perlu bimbingan karena sebagian besar siswa tidak menaati aturan sekolah. Rendahnya kesadaran diri untuk disiplin dan pengaruh penggunaan telepon genggam," beber salah satu penggagas, Akmal Firmansyah dari Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Rabu (18/10/23).


Setelah pelatihan, para siswa diberi pendampingan secara berkelanjutan. Diawali dengan pengamatan pada karakter siswa setelah menggunakan aplikasi Ketikpinter. Agar selanjutnya dapat dilakukan pendampingan oleh tim pengabdi, bekerja sama dengan guru dan wali siswa yang bersangkutan.


Sementara itu, aplikasi Ketikpinter tidak hanya diajarkan kepada para siswa. Namun juga para guru dan orang tua siswa. Pendampingan ilmu dan teknologi dilakukan dengan cara melatih guru agar terbiasa menggunakan aplikasi Ketikpinter.


Anggota tim lainnya, Regi Dwicahya dari Prodi Bimbingan Konseling mengatakan, proses pembelajaran siswa terlebih dahulu diberikan wawasan mendalam tentang ajaran-ajaran agama yang ada di Indonesia. Fungsinya untuk mempromosikan toleransi antaragama.


Diharapkan, siswa dapat menghubungkan nilai-nilai agama dengan karakter mereka. Dengan begitu, dapat membantu siswa dalam memahami nilai-nilai agama kemudian membentuk landasan karakter yang kuat.
“Program pengabdian ini juga berdampak pada melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai budaya lokal daerah dan nasional, terutama yang terkait dengan budaya luhur yang terkandung dalam kebhinnekaan Indonesia," jelasnya.


Anggota tim lain yang terlibat ialah Silvia Larasatul Masyitoh dan Enrico Olivian Maricar dari Prodi Teknologi Informasi serta Damar Albaribin Syamsu Prodi Pendidikan Teknik Informatika. Dalam implementasinya, mereka menggandeng SMPN 4 Panggang Gunungkidul untuk pembentukan karakter Profil Pelajar Pancasila. (lan/eno)

Editor : Satria Pradika
#Gunungkidul #Kemitraan Holistik Pendidikan Karakter #Pendidikan #UNY #Ketikpinter