Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sekolah Vokasi UGM Gelar Kompetisi Sales Skala Internasional, Ajak Mahasiswa Bersaing di Kancah Global

Bahana. • Rabu, 18 Oktober 2023 | 19:20 WIB

Pembukaan ajang The 4th South-East Asian Sales Competition (SEASAC) 2023 yang diikuti negara Asia Tenggara di Teaching Industry Learning Center (TILC-UGM), Rabu (18/10/2023) / Radar Jogja - Wulan Yanu
Pembukaan ajang The 4th South-East Asian Sales Competition (SEASAC) 2023 yang diikuti negara Asia Tenggara di Teaching Industry Learning Center (TILC-UGM), Rabu (18/10/2023) / Radar Jogja - Wulan Yanu

SLEMAN, RADAR JOGJA - Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogja menyelenggarakan The 4th South-East Asian Sales Competition (SEASAC) 2023.

Atau yang biasa dikenal sebagai kompetisi penjualan atau sales dalam Bahasa Inggris berskala Internasional.

Kompetisi diikuti oleh 21 orang semi finalis dari 11 Universitas dari Indonesia, Filipina dan Thailand. Sedangkan juri berasal dari Malaysia, Thailand dan Indonesia.

"3 negara berhasil masuk (semifinal) termasuk Indonesia, tujuannya mengembangkan sales, bagaimana menjual produk dengan bagus," ujar Dekan Sekolah Vokasi UGM Agus Maryono di Teaching Industry Learning Center (TILC-UGM), Rabu (18/10/2023).

Agus menilai kegiatan sangat penting sekali terutama bagi sekolah vokasi UGM. Sebab, sekolah vokasi memiliki beragam produk, alat dan barang yang perlu dipasarkan sehingga bisa bermanfaat bagi khalayak.

"Perlu kemampuan menjualnya. Agar kita, mahasiswa dan dosen terbiasa berfikir sales, menjual, produk yang sudah (ada)," ujarnya.

Sementara itu, Director The 4th South-East Asian Sales Competition (SEASAC) 2023, Fani Pramuditya mengatakan  setidaknya ada 133 pendaftar dari lima negara pada kompetisi Internasional ini. 

Baca Juga: Begini Cara Dapat Kursi Gratis AirAsia Rp0, Terbang Hemat Rute Internasional

"Eksposur yang didapat oleh mahasiswa sangat luar biasa. Ini event Internasional mereka bisa mengembangkan diri, apalagi sekarang persaingan dunia global, mahasiswa berkompetisi dengan luar. (Event) mempersiapkan anak-anak di era global," jelasnya.

Fani menilai segudang manfaat juga bisa diperoleh, mulai dari potensi membangun jaringan dan mengasah kemampuan bahasa asing. Selain itu yang tak kalah penting ialah menantang mahasiswa untuk berfikir kritis dengan sederet ujian yang diberikan para juri.

Baca Juga: Tottenham Hotspurs Bingung Dalam Konflik Israel - Palestina, Supporter Kecewa

"Yang terpenting lagi, ada juga dari korporasi datang, judge menilai. Bagus untuk kolaborasi kerjasama institusi pendidikan, praktisi dan mahasiswa sendiri. Mereka kadang bisa melihat, menawari job maupun magang mahasiswa," jelasnya. (lan)

Editor : Bahana.
#UGM #vokasi #Jogja