Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tarik Mahasiswa Asing ke DIY, Visa Pendidikan Diluncurkan

Winda Atika Ira Puspita • Sabtu, 14 Oktober 2023 | 01:33 WIB

Kampus UGM. (Dok ugm.ac.id)
Kampus UGM. (Dok ugm.ac.id)
 


JOGJA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi bekerja sama dengan UGM secara resmi meluncurkan visa pendidikan untuk warga negara asing (WNA).

Utamanya mereka yang ingin menempuh pendidikan di Indonesia. Dengan upaya ini, dapat memajukan dunia pendidikan 


Direktur Izin Tinggal Keimigrasian Heru Tjondro mengatakan, Jogjakarta menjadi tujuan bagi anak muda untuk meneruskan pendidikan.

Keberadaan banyak universitas besar dan ternama di DIY pun menjadi salah satu referensi bagi anak muda mancanegara untuk turut mencicipi pendidikan di DIY. 


“Pendidikan menjadi salah satu daya tarik DIY, diikuti oleh kuliner dan budaya," katanya Kamis (12/10). 


Menurutnya, pendidikan di Jogjakarta ini sudah sangat terkenal dan bahkan bisa disebut sebagai industri. Bukan hanya industri pariwisata yang menjanjikan. Namun, pendidikan itu juga menjadi industri yang memiliki efek multiplayer bagi ekonomi. 


"Dan ini berguna untuk mendukung pembangunan nasional kita,” ujarnya. 


Heru menyebut, kampus UGM menjadi saksi bagi lahirnya visa pendidikan yang diterbitkan bagi warga negara asing yang ingin menempuh pendidikan di Indonesia. 

Dalam aturan yang baru para calon siswa atau mahasiswa tidak perlu lagi melampirkan rekomendasi dari kementerian untuk memperoleh visa lain.

Cukup melampirkan bukti penerimaan siswa atau mahasiswa dari saja. Visa pendidikan ini juga akan diperuntukkan bagi warga asing yang akan menjadi pengajar di Indonesia. 


“Pelajar atau  mahasiswa asing nantinya bisa disponsori baik oleh warga negara Indonesia perorangan maupun lembaga pendidikan," jelasnya. 


Hal ini yang dinilai membedakan visa pendidikan yang terbaru dengan ketentuan visa pendidikan sebelumnya. Kemudahan ini diterapkan untuk mendukung Indonesia sebagai salah satu tujuan pelajar internasional. 


"Mengingat Indonesia memiliki budaya yang kaya dan unik yang memiliki potensi tersendiri dalam peradaban dunia,” terangnya. 


Program ini didukung kemudahan akses bagi calon siswa atau mahasiswa yang akan menempuh pendidikan di Indonesia. Terdapat beberapa pilihan visa pendidikan.

Antara lain, visa pendidikan untuk Bachelor Degree, Master Degree dan Doctoral Degree. Permohonan visa pendidikan ini dilakukan secara online melalui website visa imigrasi.co.id. 


Sekprov DIY Beny Suharsono mengatakan, pemilihan UGM sebagai tempat peluncuran visa pendidikan ini menjadi penanda hadirnya inovasi baru bagi dunia pendidikan di Indonesia. 


Hadirnya mahasiswa, pelajar serta pengajar asing ke Indonesia lebih khusus ke DIYakan memberikan dampak bagi kemajuan dunia pendidikan pada khususnya. 


"Ini juga dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat Indonesia secara keseluruhan dan khususnya masyarakat DIY," katanya. 


Beny menjelaskan kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak muda, stakeholders keimigrasian serta masyarakat umum untuk mendalami tentang keimigrasian di Indonesia. 


“IMFEST 2023 ini semoga mampu meningkatkan kinerja kita membangun jejaring serta menaikkan tingkat literasi keimigrasian untuk anak muda Indonesia,” tambahnya. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#imigrasi #direktorat jenderal #warga negara asing