RADAR JOGJA - Rektor Universitas Amikom Suyanto menyebut, teknologi Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan bukanlah ancaman. Namun sebuah peluang besar untuk mengembangkan produk dan pendidikan. "Big opportunity, peluang besar bagi Amikom," tegasnya Kamis (12/10).
Menurutnya, Amikom yang merupakan universitas yang fokus kepada teknologi informasi justru diuntungkan oleh teknologi AI. Misalnya saja dia mencontohkan saat produksi film. "Kita justru, bisa membantu script, production, desain wajah, apalagi animation itu dengan AI," ujarnya.
"Kemudian diproduksi, visual effect dengan tadi kemudian di-generate dengan AI menjadi 3D, sehingga menjadi lebih hidup," lanjutnya.
Menyoal teknologi AI membuat para mahasiswa malas dan ketergantungan, dia menampik hal tersebut. Menurutnya, hal itu tergantung bagaimana pengajar dan mahasiswa menempatkan diri. Bahkan bisa mengasah kemampuan untuk lebih optimal dalam memanfaatkan perkembangan teknologi.
Dia mengatakan, kampusnya juga memiliki peranan cukup besar dalam dunia pendidikan sekaligus pusat pengembangan ekonomi kreatif. Apalagi, Amikom Creative Economy Park (ACEP) telah bekerja sama dengan perusahaan ternama dunia. Di antaranya, perusahaan di Silicon Valley dan Hollywood yang menjadi peluang besar bagi mahasiswa maupun universitas. "Kami kerjasama degan Silicon Valley, innovation centre 6 yang sedang dikembangkan. Pertama AI, bahkan kita gunakan untuk managemen kebakaran hutan. Kita masuk kelompok project Silvanus yang juga menggunakan AI," rincinya. (lan/eno)
Editor : Satria Pradika