RADAR JOGJA - Perkembangan teknologi sangat pesat memberikan kemudahan bagi hampir seluruh aspek kehidupan manusia. Tak terkecuali untuk dunia pendidikan.
Salah satu perkembangan teknologi yang bisa digunakan di dunia pendidikan ialah penggunaan presensi digital dengan barcode (QR-Code). Inovasi tersebut diterapkan oleh MTsN 5 Sleman dan dinilai lebih efisien.
Kepala MTsN 5 Sleman Busyroni Majid mengatakan, presensi barcode berfungsi sebagai pengganti presensi manual. Barcode termasuk solusi yang mempermudah mengawasi kehadiran siswa di sekolah. "Selain paperless, dengan sistem barcode ini menunjukkan bukti MTsN 5 Sleman sebagai madrasah digital," ujarnya Rabu (11/10).
Lebih lanjut, dia mengatakan, presensi barcode sebagai solusi presensi yang selain mudah. Namun juga murah, efesien, transparan, dan akuntabel. Sehingga kehadiran siswa dapat dimonitoring oleh guru cukup dengan menggunakan gawai.
Dengan aplikasi scan barcode yang ada di smartphone, maka seluruh siswa dapat melakukan presensi langsung ketika sudah sampai di sekolah.
Sementara itu, wali kelas Fety Risdiyati mengapresiasi program presensi digtal bagi peserta didik. Menurutnya, langkah ini sangat efektif. "Karena inovasi ini semua wali kelas dan guru dapat melakukan monitoring bersama kehadiran peserta didik di madrasah," ujarnya. (lan/eno)