Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jogja Komik Weeks Pamerkan 30 Karya Pelajar DIJ

Wulan Yanuarwati • Rabu, 11 Oktober 2023 | 20:25 WIB

KREATIF: Karya 30 pelajar SMA/SMK se-DIJ yang dipamerkan pada Jogja Komik Weeks 2023 di Sangkring Art Space Jogja Selasa(10/10). Pameran ini akan digelar hingga 18 Oktober mendatang.Dokumentasi Jogja
KREATIF: Karya 30 pelajar SMA/SMK se-DIJ yang dipamerkan pada Jogja Komik Weeks 2023 di Sangkring Art Space Jogja Selasa(10/10). Pameran ini akan digelar hingga 18 Oktober mendatang.Dokumentasi Jogja
 

 


RADAR JOGJA - Sebanyak 30 karya komik pelajar tingkat SMA/SMK se-DIJ dipamerkan pada Jogja Komik Weeks 2023. Pameran ini akan berlangsung hingga 18 Oktober di Sangkring Art Space Jogja.

Kurator dari Mulyakarya Danang Catur menjelaskan, karya terbaik para pelajar ini berhasil dijaring melalui program Kukuruyug #9 pada Agustus. Mengusung tema 7 Unsur Kebudayaan DIJ. 

"Tujuan dari tema khusus ini adalah agar para siswa peserta lebih paham dan mengerti bahwa Jogjakarta ini kaya akan ide cerita untuk dijadikan komik," ujarnya Selasa (10/10).

Tujuh unsur budaya yang dimaksud ialah yang selama ini akrab dan melekat bagi rakyat Jogja. Diantaranya sistem religi dan upacara keagamaan, sistem organisasi kemasyarakatan dan sistem pengetahuan. Selain itu juga bahasa, kesenian, sistem mata pencaharian hidup, serta sistem teknologi dan peralatan hidup.

"Misalnya Sumbu Filosofi Jogja adalah konsep tata ruang yang dibuat oleh Sri Sultan HB I abad ke-18. Konsep tata ruangnya berdasarkan konsepsi Jawa,” ungkapnya.

“Bentuknya adalah struktur jalan lurus yang membentang antara panggung Krapyak di sebelah selatan, Keraton Jogja di tengah dan Tugu Golong Gilig di sebelah utara," sambungnya. 

Sementara itu, Kurator Pameran Jogja Komik Weeks 2023 Terra Bajraghosa mengatakan, pameran menampilkan 25 seniman undangan dan lima seniman open call. Kali ini, pameran sebagai upaya untuk melihat energi kreator yang kemudian bisa menginspirasi kreator lainnya. 

"Energi jukstaposisi dalam tema besar Jogja Komik Weeks kali ini, dimaksudkan bahwa energi atau kekuatan dari komik masih mempunyai dampak yang luas di masyarakat," jelasnya.

Dia menilai lebih dari tiga tahun terakhir, karya komik baik berupa gambar dan lambang yang terjukstaposisi mempunyai daya yang kuat untuk terus bergerak menembus sekat-sekat masa pandemi. Termasuk merekam situasi sosial, menjadi ruang berbagi, menyediakan hiburan, hingga media informasi.

"Pameran ini berusaha melihat hal tersebut sebagai sebuah energi yang berupa kekuatan dan daya hidup kreator komik. Melalui karya seninya, berpindah dan menginspirasi kreator komik, atau karya seni lainnya," jelasnya. (lan/eno)

Editor : Satria Pradika
#Jogja Komik Weeks #Pendidikan #Kebudayaan DIJ