RADAR JOGJA - Sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi UNY memanfaatkan sampah anorganik menjadi inovasi berupa permainan kit anak. Permainan dinamai Mekar Fun Kit dengan memanfaatkan botol plastik sebagai bahan utama.
Salah satu pengagas Mekar Fun Kit, Talitha Rasendria Nugraheni mengatakan target pengguna fun kit ini adalah orangtua yang memiliki anak usia 3-5 tahun.Media pembelajaran tersebut akan menstimulasi berbagai perkembangan anak usia dini.”Utamanya perkembangan motorik halus anak saat menyelesaikan karya yang ada,” ujarnya.
Fun kit berguna untuk melatih motorik halus anak. Karena di dalamnya terdapat kegiatan menggunting, menempel, merekatkan, dan mengancing. Karya ini berhasil meraih dana dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang PKM-K Tahun 2023.
Inovasi permainan ini didasari atas keprihatinan masalah sampah di DIJ yang tidak kunjung selesai. Selain Thalita, anggota lain yang tergabung dalam kelompok ini adalah Fathun Ayuba, Azizah Sekarhani, dan Anggit Windyarti.
Sementara itu, bahan yang dibutuhkan untuk membuat Mekar Fun Kit ialah botol plastik, kain flannel, dan kain perca, mata ikan, lem kayu, perekat Velcro serta cat akrilik. Cara membuatnya cukup sederhana dengan botol plastik lalu dicat menggunakan cat akrilik warna putih sebagai warna dasar.Sedangkan botol dilubangi dari samping. Kain flannel dipotong lalu ditempel berkeliling botol. Kemudian di-packaging dan diberi label merk dan siap dipasarkan. (lan/din).