Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lima Hari Sekolah di Sleman Lancar, Disdik Minta Siswa Dibebaskan dari PR

Wulan Yanuarwati • Rabu, 20 September 2023 | 21:51 WIB

 

 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Ery Widaryana / Wulan Yanuarwati  - Radar Jogja
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Ery Widaryana / Wulan Yanuarwati - Radar Jogja

RADAR JOGJA, SLEMAN - Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman telah menerapkan kebijakan lima hari sekolah, dimulai semester pertama tahun ajaran 2023/2024.

Lima hari sekolah di Sleman untuk jenjang pendidikan anak usia dini, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kebijakan lima hari sekolah sesuai dengan Surat Edaran Bupati Sleman Nomor 034 tahun 2023 tentang Pelaksana Lima Hari Sekolah di Kabupaten Sleman. 

Baca Juga: Pasar Krempyeng RSA UGM Tak Sekadar Pasar, Upaya Healing dan Go Green

"Lima hari sekolah dan itu kita terapkan karena sudah kita lakukan beberapa kajian. Dan dari kajian itu kita dapatkan keputusan," tegas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Ery Widaryana, Rabu (20/9/2023).

Menurutnya, pelaksanaan lima hari sekolah di Sleman berjalan lancar. Evaluasi juga terus dilakukan, mulai dari evaluasi mingguan dan bulanan. Sehingga apabila ada hal yang kurang atau tidak pas bisa segera ditindaklanjuti. 

"Alhamdulilah tidak ada hambatan, orangtua mendukung dan anak merasa senang," imbuhnya. 

Baca Juga: Bawaslu Sebut Mahasiswa di Sleman Rawan Tidak Bisa Gunakan Hak Suaranya di Pemilu 2024

Sekolah lima hari membuat jam belajar menjadi panjang. Dengan begitu, para guru memiliki banyak kesempatan untuk mendampingi siswa dalam penguatan karakter. Sementara pada Sabtu dan Minggu, siswa bersama dengan orangtua. 

"Kami juga menguatkan parenting, biar orangtua ikut mendampingi saat anak tidak sekolah," ujarnya. 

Ery juga menekankan kondisi belajar di sekolah lebih panjang, maka guru diminta tidak memberikan pekerjaan rumah (PR) secara berlebihan. Ditakutkan justru hal itu bisa membebani para siswa.

"Jangan memberikan tugas PR karena sudah banyak di sekolah sehingga bisa langsung di dampingi," ujarnya.

Baca Juga: Ajak Si Kecil Bermain Basket, Ini Manfaatnya Luur!!

Sementara itu, salah satu orangtua siswa di Sleman, Rudy, mengaku lima hari sekolah dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan bersama anak. Apalagi jika tidak ada PR.

"Kadang Sabtu pagi bisa jalan sekedar naik sepeda sama anak, waktu lebih banyak kalau mau menginap camping. Anak juga bisa ikut les renang kemarin," ujarnya. (lan).

 
 
Editor : Bahana.
#pr #lima hari #Sleman #anak #Pendidikan #dinas pendidikan #Sekolah