RADAR JOGJA - Puluhan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman mengikuti perekamam e-KTP di sekolah. Program ini sebagai bentuk dukungan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) kependudukan.
Siswa Kelas XII IPS 3 MAN 5 Sleman Karin Hesti mengaku terbantu dengan program jemput bola tersebut. Apalagi prosedur sangat mudah sehingga tidak menganggu kegiatan belajar.
"Datang langsung diminta mengumpulkan berkas fotokopi akta dan kartu keluarga (KK), kemudian diambil foto dengan ganti baju formal," ujar remaja 17 tahun itu.
Waka Humas MAN 5 Sleman Sumarlah mengatakan, perekaman e-KTP dilakukan langsung oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sleman pada Selasa (12/9). Sebanyak 60 siswa dari kelas X, XI dan XII yang sudah memenuhi syarat ikut serta.
Mereka hanya cukup membawa persyaratan seperti fotokopi akta kelahiran dan KK. "Program ini sangat bagus sekali, siswa bisa mendapatkan KTP dengan tetap belajar tanpa meninggalkan sekolah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sleman Susmiarto menuturkan, jemput bola dilakukan untuk menjaring pelajar. “Program ini juga sebagai bentuk sosialisasi, khususnya para pelajar akan pentingnya kewajiban dan memiliki KTP elektronik bagi warga negara yang berusia 17 tahun ke atas,” ucapnya. (lan/eno)
Editor : Satria Pradika