114 Mahasiswa UTDI Diwisuda, Rektor Imbau Tingkatkan Skill

Editor News • Dipublikasikan Minggu, 14 Mei 2023 | 03:19 WIB
SELAMAT : Prosesi wisuda mahasiswa UTDI di Gedung Bale Lantip UTDI, Sabtu (13/5). (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)
SELAMAT : Prosesi wisuda mahasiswa UTDI di Gedung Bale Lantip UTDI, Sabtu (13/5). (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)

RADAR JOGJA - Sebanyak 114 mahasiswa Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) diwisuda hari ini, Sabtu (13/5). Seluruhnya berasal dari jenjang sarjana dan pascasarjana. Prosesi wisuda kali ini digelar secara luring dan turut disaksikan secara langsung oleh orang tua atau wali mahasiswa.


Ketua Panitia Wisuda UTDI Ariesta Damayanti mengatakan gelaran wisuda tak lagi dilaksanakan secara daring atau hybrid. Pertunjukkan seni yang pada tahun sebelumnya sempat dibatasi, kini ditampilkan kembali. Mulai dari pertunjukkan tari, paduan suara, hingga persembahan musik dari para wisudawan.

"Kalau dulu karena terbatas pergerakan dan waktu untuk entertain kami minimalisir. Kami upayakan itu ada entertain yang berbeda," jelasnya saat ditemui di Gedung Bale Lantip UTDI, Sabtu (13/5).

Ariesta menuturkan lulusan UTDI siap untuk diserap dunia kerja. Bahkan, beberapa diantara mahasiswa telah bekerja sebelum wisuda. Ini lantaran UTDI tak hanya memberi kemampuan kognitif dan peningkatan kemampuan.

Selama pembelajaran, UTDI juga memberikan bekal soft skill untuk terjun ke dunia kerja. Berupa bekal kepemimpinan dan pengalaman yang lain bagi mahasiswa.

"Kami juga memberikan pembekalan dari sisi kompetensi maupun kehalian yang lain karena UTDI bidangnya informatika dan digital, sehingga harapannya bisa memberikan bekal untuk mereka nanti di dunia kerja," katanya.

Rektor UTDI Totok Suprawoto mengaku bangga. Tercatat ada 37 mahasiswa yang lulus dengan predikat cumlaude. Dia mengatakan wisuda bukanlah langkah akhir. Justru ini merupakan pintu masuk mahasiswa untuk terjun ke dunia pekerjaan.

"Tentunya kami berharap kalian semua tetap bekerja keras, mengasah kemampuan, meningkatkan keterampilan dalam menghadapi era yang demikian ketat persaingannya," ujar Totok.

Dia menambahkan UTDI berkomitmen untuk menjembatani lulusannya mendapatkan pekerjaan. Salah satunya dengan program Campus Hiring. Ini merupakan kerja sama UTDI dengan mitra untuk menjaring SDM lulusan UTDI.

Mahasiswa yang dinilai berkompeten akan mendapatkan pekerjaan bahkan sebelum lulus. Program ini telah berlangsung pada semester genap tahun ini. Berupa proses rekrutmen atau Campus Hiring dari 8 perusahaan.

"UTDI memberikan kesempatan seluas-luasnya pada wisudawan," katanya.

Totok berharap mahasiswa UTDI tak lantas berpangku tangan. Meski bidang teknologi informasi dinilai memiliki prospek masa depan yang baik, tetapi tetap tak lepas dari berbagai macam tantangan.

Beberapa tantangan menurutnya seperti kecanggihan Chat GPT dan AI yang semakin hari semakin berkembang. Untuk itu para mahasiswa diminta untuk tetap meningkatkan skill dan pengetahuannya.

"Tidak hanya Chat GPT yang saat ini sedang tren di bidang pendidikan. Namun, sebagian pekerjaan-pekerjaan bisa diautomasi dan sifatnya rutinitas sekarang sudah bisa digantikan oleh robot yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan. Oleh karena itu kalian semua sebagai alumni di bidang teknologi informasi perkenbangannya saat ini begitu pesat, cepat, dan masif. Saya berharap kalian harus terus menggali, mengasah, dan meningkatkan keterampilan," ujarnya. (*/isa/dwi) Editor : Editor News
UTDI Jogjakarta Wisuda UTDI 2023 lulusan UTDI Universitas Teknologi Digital Indonesia