Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

IOI Dongkrak Pembangunan Ekonomi dan Dukung Kolaborasi

Editor News • Senin, 15 Agustus 2022 | 05:54 WIB
PERHELATAN : Upacara penutupan IOI ke-34 digelar di Teater Candi Prambanan, Minggu (14/8). (KEMENDIKBUDRISTEK for JAWA POS RADAR JOGJA)
PERHELATAN : Upacara penutupan IOI ke-34 digelar di Teater Candi Prambanan, Minggu (14/8). (KEMENDIKBUDRISTEK for JAWA POS RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Perhelatan International Olympiad of Informatics (IOI) ke-34 akhirnya telah sampai pada hari terakhir. Dimana para peserta, leaders dan guests mengikuti gelaran upacara penutupan di Teater Ramayana Candi Prambanan, Jogjakarta, Minggu sore (14/8).

IOI ke-34 diikuti oleh 536 peserta dari 357 kontestan dan 179 leader, team leader, pendamping dan tamu. Sejumlah 414 peserta berpartisipasi secara luring dan 122 peserta mengikuti kompetisi secara daring.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta IOI yang mengikuti secara daring maupun luring.

“Ini merupakan bukti bahwa kita semua sebagai masyarakat global memiliki semangat tinggi untuk kembali bangkit dari tantangan, tidak menyerah pada situasi yang penuh keterbatasan,” tutur Muhadjir, Minggu (14/8).

Photo
Photo
APRESIASI : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy hadir dalam penutupan IOI ke - 34 di Candi Prambanan, Minggu (14/8). (KEMENDIKBUDRISTEK for JAWA POS RADAR JOGJA)

Menurutnya, IOI menjadi salah satu wujud kekuatan ilmu dan pendidikan. Hadir dengan tekad kebersamaan serta kolaborasi yang selaras dengan semangat Presidensi G20 tahun 2022.

“Indonesia mengajak negara-negara bergotong royong memulihkan pendidikan, terutama untuk mempersiapkan para pelajar menjawab tantangan masa depan dengan pengetahuan dan kemampuan yang mumpuni,” katanya.

Dalam kesempatan ini Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti turut mengungkapkan bahwa tahun ini penyelenggaraan IOI ke-34 memberikan sebanyak 180 medali yaitu 30 medali emas, 59 perak, dan 91 perunggu kepada pemenang kompetisi.

Meski tak mampu meraih medali emas, delegasi Indonesia berhasil menyabet tiga medali perak. Seluruhnya diraih oleh Joseph Oliver Lim, Vannes Wijaya, dan Albert Yulius Ramahalim. Adapula perolehan medali perunggu yang juga berhasil diperebutkan oleh delegasi Indonesia.

"Pada peringkat teratas, perhelatan IOI ke-34 kali ini dimenangkan oleh dua peserta dari China. Mereka adalah Shaoxuan Tang dan Jiangqi Dai," ujarnya.

General Assembly Chairwomen of IOI 2022, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu berharap para delegasi dapat terus mengingat pengalaman di Jogjakarta. Putri keempat Gubernur DI Jogjakarta Hamengkubuwono X ini mengingatkan agar narasi keberagaman yang kuat dari Jogjakarta dapat menjadi inspirasi bagi para peserta.

"Tentunya notabene adalah calon pemimpin masa depan," pesannya.

Menariknya, acara penutupan IOI sengaja digelar dengan konsep terbuka (open air). Hadir dengan memadukan unsur teknologi dan budaya. Ini untuk memberikan atmosfer berbeda kepada para peserta.

“Kita berharap peserta dapat atmosfer berbeda, dari yang biasanya tertutup, sekarang terbuka, dan pertunjukannya dikemas dengan gabungan dari koreografi tari dan visual multimedia,” ujar Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Asep Sukmayadi.

Salah seorang peserta asal Peru Bryan Mauricio mengaku sangat senang acara penutupan IOI digelar di Candi Prambanan. Menurutnya, kawasan Candi Prambanan memiliki pemandangan yang indah dan penuh dengan sejarah.

“Ini adalah salah satu tempat terindah di Yogyakarta,” kesannya saat ditemui sebelum upacara penutupan IOI 2022.

Hal ini juga diapresiasi oleh Presiden IOI, Benjamin Burton. Dikatakan video pertunjukkan tari dan multimedia yang sangat memukau pada penutupan IOI 2022.

"Indonesia merupakan bangsa yang sangat ramah dan baik," katanya.

Adapun Chairman IOI 2022 Brian Marshal menambahkan, penyelenggaraan IOI yang mengusung tema Digital Energy of Asia ini diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan Asia dibidang digital. Menurutnya selama ini terbukti para alumni IOI telah berhasil menjadi pemimpin-pemimpin perusahaan besar. Khususnya di Indonesia pada bidang teknologi.

“Para alumni IOI di Indonesia sekarang adalah mereka yang menjadi leader IT, sudah menjadi CEO-CEO. Itu menunjukkan bahwa alumni bisa menjadi penopang pembangunan ekonomi negara. Di Indonesia saja sudah memimpin, apalagi di Asia,” ujarnya. (*/isa/dwi) Editor : Editor News
#Olympiad of Informatics #IOI 2022 #candi prambanan #IOI ke 34