Ketua Ikatan Alumni Tim Olimpiade Komputer Indonesia (IA TOKI) Reinhart Hermanus mengatakan, IOI menjadi ajang unjuk kebolehan antar negara di bidang informatika. IOI juga menjadi wadah untuk menciptakan talenta muda Indonesia di bidang informatika.
Menurutnya, talenta-talenta muda ini nantinya bisa menjadi ujung tombak perekonomian Indonesia khususnya di bidang informatika. Penyelenggaraannya yang dilakukan di Indonesia juga membawa dampak yang positif. Misalnya, bisa menarik para investor luar negeri untuk memasuki pasar Indonesia.
"Jadi, mereka ini memang talenta-talenta terbaik dan mereka ke depannya berpotensi untuk jadi pemimpin-peminpin di dunia informatika. Contohnya ada beberapa alumni IOI menjadi founder perusahaan besar," ujarnya saat ditemui di Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta, Kamis (11/8).
Reinhart menambahkan, Indonesia menjadi negara dengan perkembangan digital yanh cukup pesat. Hal ini mengingat jumlah penduduk Indonesia yang besar dan jumlah pengguna internet yang cukup banyak. Dia menilai, Indonesia bahkan cukup potensial di kalangan Asia maupun global.
"Ini menjadi momentum penting. Makanya IOI ini diselenggarakan di Indonesia, kami juga menarik peminat dari industri untuk turut memberi dukungan. Ke depan, Indonesia sangat potensial. Indonesia tidak ketinggalan," tambahnya.
Dari segi bidang informatika, Reinhart mengatakan, Indonesia tak kalah dengan negara-negara lainnya. Hal ini dibuktikan dengan para kontestan Indonesia yang mampu bersaing dengan ratusan kontestan IOI lainnya dari berbagai negara. "Di event IOI ini pertama menghubungkan antar negara, jadi saling kenal. Juga meningkatkan awareness terhadap talenta-talenta digital muda Indonesia," katanya. (isa/ila) Editor : Administrator