Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dua Siswa SMAN 8 Jogja Positif Covid-19

Editor News • Kamis, 27 Januari 2022 | 00:37 WIB
TEMUAN KASUS : Dinas Pendidikan DIJ menghentikan pertemuan tatap muka (PTM) dua kelas di SMAN 8 Jogja karena dua siswanya terpapar Covid-19. (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
TEMUAN KASUS : Dinas Pendidikan DIJ menghentikan pertemuan tatap muka (PTM) dua kelas di SMAN 8 Jogja karena dua siswanya terpapar Covid-19. (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Dinas Pendidikan DIJ menghentikan pertemuan tatap muka (PTM) dua kelas di SMAN 8 Jogja. Penyebabnya adalah adanya temuan 2 kasus Covid-19 di sekolah tersebut. Masing-masing adalah siswa kelas X dan kelas XII.

Sekprov Pemprov DIJ Kadarmanta Baskara Aji menuturkan KBM di kedua kelas tersebut berhenti lima hari. Berlangsung sejak hasil rapid tes antigen keluar, Senin (25/1). Sementara untuk kelas lainnya tetap berjalan normal dengan pertemuan tatap muka (PTM).

“Sudah ditangani Dinas Pendidikan untuk tracing dan penghentian proses belajar mengajar. Baru dua orang dari tracing dan yang lain belum ketemu. Dua kelas itu pembejalaran jarak jauh dulu selama lima hari,” jelasnya ditemui di DPRD DIJ, Selasa (26/1).

Atas temuan ini Aji meminta sekolah lebih waspada. Tidak memaksakan diri untuk menggelar PTM 100 persen. Terlebih jika sarana dan prasana tidak optimal untuk menyelenggarakan secara penuh.

Pihaknya juga tengah mengantisipasi varian Omicron. Apabila masuk Jogjakarta, tentu berimbas pada PTM. Berupa kekhawatiran sebaran Covid-19 secara masif dan cepat.

“Kalau perlu jangan full dulu, bsia 50 atau 75 persen dulu untuk waktu tatap muka atau jumlahnya. Probable Omicron sudah masuk, kalau itu betul Omicron penularan lebih cepat. Sehingga PTM untuk anak agar lebih tertib lagi,” katanya.

Kepala Disdikpora DIJ Didik Wardaya menjelaskan detil temuan Covid-19 di SMAN 8 Jogja. Berawal dari satu siswa kelas XII yang tidak masuk sekolah pada 18 Januari 2022. Pasca pemeriksaan kesehatan ternyata terpapar Covid-19.

Setelah ada temuan ini, Satags Covid-19 setempat melakukan screening. Hasilnya ada temuan kasus lainnya. Tepatnya seorang siswa kelas X. Akhirnya diputuskan untuk kedua kelas tersebut menjalani pembelajaran jarak jauh selama lima hari kedepan.

“Proses tracing hari Senin keluarnya tanggal 25 Januari siang. Jadi siswa kelas XII tidak masuk sejak 18 Januari. Setelah itu Puskemas lakukan tracong tanggal 24 Januari, keluar 25 Januari kemarin. Kalau teman sekelasnya tidak ada yang positif, dimungkinkan dari keluarga,” ujarnya.

Didik memastikan proses KBM di SMAN 8 Jogja tetap berjalan. Khusus untuk dua kelas terpapar secara PJJ. Sementara sisa kelas lainnya menjalani dengan PTM 100 persen.

“Untuk total antigen siswanya lebih dari 200. Gurunya tidak ada masalah. Seluruh warga sekolah sudah skrining oleh petugas dan hasilnya baru kemarin,” katanya. (dwi) Editor : Editor News
#Didik Wardaya #Kadarmanta Baskara Aji #Disdikpora DIJ #SMAN 8 Jogja Covid-19 #PTM SMAN 8 Jogja #siswa Jogja Covid-19