Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Peringati Dies Natalis ke-72, Nitilaku 2021 Berlangsung Hybrid

Editor News • Kamis, 16 Desember 2021 | 03:05 WIB
TRADISI :  Nitilaku UGM 2021 berlangsung secara hybrid dengan pertimbangan pandemi Covid-19. Tradisi ini akan berlangsung Sabtu (18/12). (ANNISA KARIN/RADAR JOGJA)
TRADISI : Nitilaku UGM 2021 berlangsung secara hybrid dengan pertimbangan pandemi Covid-19. Tradisi ini akan berlangsung Sabtu (18/12). (ANNISA KARIN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Tradisi Nitilaku tetap berlangsung meski ditengah pandemi Covid-19. Hanya saja, dalam rangka memperingati Dies Natalis ke 72, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) menggelar secara hybrid. Rencananya tradisi ini akan berlangsung Sabtu (18/12).

Ketua Panitia Nitilaku 2021 Iqbal Tuasikal menuturkan pandemi Covid-19 menjadi pertimbangan matang. Berbeda dengan tahun lalu yang masih bisa terselenggara secara langsung. Angka kasus yang cenderung dinamis membuat panitia tidak mau mengambil resiko.

“Tahun lalu masih jalan kaki, sekarang secara hybrid. Pawainya virtual dengan penayangan video Nitilaku pada tahun sebelumnya. Sementara yang hybrid dilaksanakan untuk acara panggung di GSP dengan prokes ketat," jelas Iqbal ditemui Balairung UGM Jogjakarta, Rabu (`15/12).

Nitilaku merupakan pawai budaya dari Kraton menuju Gedung Pusat UGM. Sesuai namanya, Nitilaku memiliki makna peringatan dan simbolisasi perjalanan sejarah UGM. Pengingat awal kelahiran UGM yang mulanya bertempat di Keraton Jogjakarta hingga akhirnya berkampus di Bulaksumur hingga sekarang.

Terkait kapasitas luring, Iqbal memastikan ada pembatasan. Tercatat jumlah pengunjung hanya 50 persen dari kapasitas keseluruhan. Selain itu juga wajib memindai QR Code Peduli Lindungi. Berlaku sejak sebelum memasuki Grha Sabha Pramana (GSP) UGM.

“Panitia juga wajib swab antigen seluruhnya dan hasilnya harus negatif Covid-19. Kami tetap utamakan protokol kesehatan,” katanya.

Ketua Dies Natalis UGM Paminto Adhi menuturkan tema tahun ini Mengawal Indonesia Sehat, Mengukuhkan Jati Diri Universitas Gadjah Mada. Dia tak menampik tema ini ada kaitan dengan kondisi pandemi Covid-19. Selain itu juga mengajak Kagama untuk terus melakukan kegiatan positif yang berguna bagi bangsa dan negara.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak jauh-jauh hari. Termasuk aksi sosial di sejumlah wilayah di Indonesia. Selain itu adapula kegiatan yang bersifat hiburan. Nitilaku dimeriahkan hadirnya penyanyi Happy Asmara dan Grup Band Padi Reborn.

"Puncaknya, akan digelar pidato puncak Dies Natalis pada Senin (20/12). Sebelumnya sudah diisi dengan beragam agenda. Kami juga akan memberikan bantuan kepada korban erupsi Gunung Semeru," ujar Paminto. (co1/dwi) Editor : Editor News
#kirab budaya nitilaku UGM 2021 #Dies Natalis ke-72 UGM #Nitilaku UGM 2021 hybrid #Nitilaku 2021