Menanggapi arahan tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Gunawan Budiyanto mendukung penuh. Kegiatan perkuliahan di UMY dimulai Senin (14/9) dengan kuliah online namun metode tatap muka (luring) tetap dilakukan hanya sebagai pendalaman materi dalam membentuk skill.
"Supaya tidak terjadi kerumunan di kampus, maka hanya akan ada satu angkatan di setiap bulan yang akan masuk mengikuti kuliah offline," ujarnya.
Gunawan memaparkan, mahasiswa semester 7 akan masuk kuliah tatap muka terlebih dahulu. Kemudian berganti dengan mahasiswa semester 5 bulan berikutnya dan diikuti semester 3 pada bulan berikutnya lagi.
Sesuai arahan MCCC, lanjut Gunawan, bagi Perguruan Tinggi yang hendak menyelenggarakan kegiatan tatap muka, harus melengkapi sarana dan prasarana yang sesuai standar protokol kesehatan di masa pandemi. Dia menyatakan UMY sudah memiliki kesiapan tersebut. Mulai dari penyediaan tempat cuci tangan di masing-masing pintu masuk gedung, penyediaan hand sanitizer di setiap lorong gedung dan kantor unit kerja, aturan wajib bermasker di area kampus, penyemprotan disinfektan di setiap gedung dan ruang. Penataan kursi kuliah juga disesuaikan untuk physical distancing, pemasangan kipas angin sebagai pengganti AC, dan ada cek suhu tubuh sebelum masuk pintu gerbang kampus dan di pintu masuk gedung di dalam area kampus.
“UMY juga sudah melengkapi diri dengan berbagai aturan, standar protokol yang sudah dipublikasikan dan disosialisasikan," tambahnya. (sky/tif) Editor : Editor News