Wisuda berlangsung secara daring atau online. Hal ini dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Pihaknya juga secara ketat penerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Direktur Poltekkes Kemenkes Joko Susilo, SKM, Mkes mengatakan, wisuda daring ini dilakukan tanpa mengurangi makna dan hakekat wisuda. ”Dalam keadaan pandemi ini, wisuda harus dilakukan secara darin. Meski begitu tak mengurangi makna dari acara ini,” tandasnya.
Dijelaskan, jumlah wisudawan dna wisudawati sebanyak 737 orang. Terdiri dari 341 Diploma Tiga dan 393 Sarjana Terapan. Dari total jumlah itu, sebanyak 26 wisudawan yang mengikuti wisuda secara offline sedangkan sisanya dilakukan secara online. (*/om1) Editor : Administrator