Ketua panitia amaliyah ramadhan Fitriana menjelaskan, kegiatan yang dilakukan di antaranya Cipta Lingkungan Ramadan. Yakni guru membuat lagu sambut Ramadhan yang kemudian dipublikasikan di akun instagram dan YouTube sekolah. Kedua, pembuatan aplikasi monitoring online berjudul “Monitoring Ramadhan SD AL Azhar 38 Bantul”.
Aplikasi ini memuat buku monitoring, materi agama dan platform sarana pengumpulan zakat yang dapat diunduh melalui playstore. Dengan menggunakan aplikasi ini guru juga dapat memantau kegiatan siswa. Apabila siswa kurang bersemangat dalam mengisi dan menjalankan kegiatan amaliyah, guru dapat mengingatkan dan memberikan semangat kepada siswanya.
"Setelah mengunduh aplikasi ini kemudian siswa mengisi kegiatan sehari-hari yang sudah dilakukan misalkan sholat malam, sholat sunah, puasa, tadarus dan lain-lain," ujarnya.
Selain itu, ada Tarhib Ramadhan yang dilaksanakan secara online melalui instagram sekolah. Dengan pemateri ustad dari dalam maupun luar SD Islam Al Azhar 38 Bantul. Ada pula Tahsin Al Quran guru dan karyawan, dan dongeng secara digital.
"Dongeng islami digital untuk siswa agar tidak jenuh saat berada di rumah, dongeng ini dapat dilihat melalui YouTube," katanya.
Fitriana menyebut kegiatan ini sudah berjalan sesuai target yang diharapkan atau meski harus banyak mengubah pola yang sudah ada.
Penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta bakti sosial dari orangtua atau wali siswa, guru serta karyawan disalurkan ke kepala padukuhan Gemahan, Ringinharjo, Bantul. Selanjutnya didistribusikan langsung ke warga sekitar. Pengambilan zakat, infak dan sedekah ini dengan melaksanakan protokoler Covid-19.
"Tradisi ini sudah dilaksanakan Al Azhar sejak dulu mulai zaman kepala sekolah dulu hingga sekarang. Hal ini menandakan bahwa hubungan Al Azhar dengan warga Gemahan terjalin dengan sangat baik," ungkap Kepala Padukuhan Gemahan Sudarmadji. (sky/tif)
Editor : Editor News