Terima Mushaf Al-Quran Gontor, Prabowo Tegaskan Pesantren Jangan Berpolitik Praktis

Della Hardi Puspita • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 19:37 WIB
Momen Presiden Prabowo Subianto menerima Mushaf Al-Quran karya santri Gontor saat peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Sabtu (19/9/2026). Dok:Antara
Momen Presiden Prabowo Subianto menerima Mushaf Al-Quran karya santri Gontor saat peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Sabtu (19/9/2026). Dok:Antara

RADAR JOGJA - Momen khidmat mewarnai syukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Presiden Prabowo Subianto menerima Mushaf Al-Quran Gontor dari Pimpinan Pondok KH Hasan Abdullah Sahal. Usai menerima, Prabowo langsung mencium mushaf tersebut di hadapan ribuan santri dan tamu undangan.

Mushaf ini merupakan karya para ustaz dan santri Gontor. Proses penulisannya dimulai sejak 2023 dan berlangsung hampir tiga tahun hingga melalui proses tashih.

Pencetakan dilakukan di fasilitas penerbitan milik Gontor sendiri. Pada cetakan perdana, mushaf dicetak sebanyak 2.000 eksemplar.

Peluncuran mushaf menjadi penanda penting peringatan satu abad pondok legendaris tersebut.

Baca Juga: Nonton Film Sambil Naik Becak, Cara Unik Kenalkan Warisan Budaya Jogja ke Gen Z

Dalam sambutannya, Prabowo menitipkan pesan khusus soal netralitas.

Ia menegaskan Gontor tidak boleh terseret politik praktis demi menjaga nilai luhur yang sudah diwariskan selama satu abad.

"Saya tahu Gontor tidak boleh berpolitik. Itu benar. Gontor jangan ikut politik praktis, tetapi harus paham politik," ujar Prabowo dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Presiden, Gontor harus berada di atas semua golongan politik.

Baca Juga: DPRD NTT Soroti Keamanan Warga di Papua, Sejumlah Warga Minta Difasilitasi Pulang

Dengan posisi tersebut, Gontor justru bisa hadir dan berkontribusi di mana saja untuk pembangunan nasional.

"Gontor harus di atas segala golongan politik. Gontor tidak boleh ke mana-mana, tetapi harus ada di mana-mana," tegasnya.

Prabowo juga memuji Panca Jiwa Gontor sebagai fondasi karakter bangsa.

Kelima nilai itu adalah keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan.

Ia menilai nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa saat ini dan layak menjadi rujukan moral di semua lini.

Perayaan seabad ini diharapkan menjadi momentum Gontor untuk terus melahirkan generasi berintegritas dan berwawasan kebangsaan.

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Darussalam modern Gontor pondok ponorogo