JOGJA - Pemprov DIY akan menyalurkan bantuan untuk korban terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) maupun yang merantau di DIY. Salah satunya dengan memberikan keringanan pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa korban gempa yang tengah menempuh pendidikan di DIY.
Sekretaris Provinsi (Pemprov) DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan, nantinya, akan ada surat dari gubernur DIY kepada rektor di NTT terkait keringanan pembayaran UKT.
"Untuk keringanan UKT paling tidak satu semester," katanya, saat ditemui usai ramah tamah Paskibraka di Bangsal Kepatihan, Selasa (18/8/2026).
Baca Juga: 11 Pengasuh Little Aresha Jalani Sidang Perdana, Terungkap Ada Anak yang Ditenggelamkan di Bak Mandi
Made menjelaskan, selain itu, pemprov juga akan menyalurkan bantuan dalam bentuk lain berupa uang tunai, obat-obatan, dan makanan. Rencana tersebut juga akan dituangkan dalam Surat Edaran (SE) gubernur yang akan dibagikan kepada pemerintah kabupaten/kota di DIY.
Adapun, penggalangan dana berupa uang yang nantinya ditransfer akan menggunakan mekanisme seperti penggalangan dana saat bencana banjir di Sumatera tahun lalu.
"Tapi ini masih butuh proses kita mungkin kasih Rp 1 miliar seperti yang di Sumatera, setiap provinsi itu," ujarnya.
Baca Juga: Astra Honda Dream Cup (AHDC) x Paguyuban Motor Honda Banyumas (PMHB), Semarakkan AHDC 2026 Seri Purw
Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pembahasan. Rencananya, pada tahap awal penyaluran dilakukan September mendatang. Bantuan akan dikirimkan dalam bentuk transfer kepada Pemda NTT.
"Yang kedua berkaitan dengan obat-obatan kami kerja sama dengan rumah sakit RS Bethesda dan UGM," ujarnya.
Karena bantuan tersebut dalam bentuk barang, RS Bethesda dan UGM yang memiliki tenaga medis akan turut menyalurkan obat-obatan dari Pemprov DIY.
Selain itu, pemprov juga akan memberikan bantuan kepada masyarakat NTT yang berada di DIJ dan tinggal di Asrama NTT. Bantuan berupa bahan makanan dan beras tersebut akan dibagikan selama satu bulan.
Baca Juga: Long Weekend Hari Kemerdekaan, Pengunjung Melonjak, PAD Pariwisata Gunungkidul Tembus Rp 47 Miliar
"Kurang lebih 400 kiloan, nanti dengan telur dengan makanan pendamping itu," bebernya.
Pemprov DIY juga berkolaborasi dengan perbankan untuk turut memberikan bantuan. Pihaknya nantinya akan menggalang dana berupa makanan melalui kepala-kepala OPD di DIY.
"Untuk ASN nanti ada surat edaran, nanti kolaborasi dengan Baznas kirimannya,” terangnya. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita