Dikebut! Pembangunan Gedung Baru Dinkes Gunungkidul Capai 3,6 Persen, Progres Lampaui Target Awal

Dzika Fajar • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:39 WIB
PROGRES PEMBANGUNAN: Pekerja mengerjakan pembangunan gedung baru Dinkes Gunungkidul di Siraman, Wonosari, Jumat (7/8/2026). (Dzika Fajar/Radar Jogja)
PROGRES PEMBANGUNAN: Pekerja mengerjakan pembangunan gedung baru Dinkes Gunungkidul di Siraman, Wonosari, Jumat (7/8/2026). (Dzika Fajar/Radar Jogja)

GUNUNGKIDUL - Pembangunan gedung baru Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul di Siraman, Wonosari, mulai menunjukkan progres di atas target. Hingga 6 Agustus 2026, pekerjaan fisik telah mencapai 3,688 persen, lebih tinggi 1,341 persen dibandingkan target awal sebesar 2,291 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto mengatakan, pembangunan gedung dua lantai itu melibatkan sekitar 60 pekerja. Bangunan dirancang memiliki panjang 36,4 meter dan lebar 18 meter dengan luas sekitar 1.310 meter persegi.

Proyek senilai Rp 7,1 miliar tersebut dikerjakan oleh CV Praditya dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender, terhitung sejak 15 Juli hingga 11 Desember 2026. Konstruksi gedung juga mempertimbangkan kondisi geografis Gunungkidul.

Baca Juga: Kantor Imigrasi Kulon Progo Buka Layanan Pembuatan Paspor di CFD Alwa, Ini Jadwalnya!

“Gedung ini dirancang tahan gempa dan juga mengusung konsep ramah disabilitas,” katanya belum lama ini.

Rakhmadian menjelaskan, di tengah pembangunan yang masih berlangsung, desain dan pemilihan material bangunan menjadi salah satu hal yang turut diperhatikan.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meminta material yang digunakan tidak hanya mempertimbangkan tampilan, tetapi juga aspek perawatan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Kekeringan Landa Kalurahan Girikerto, 613 Jiwa Terdampak, BPBD Sleman Terus Lakukan Droping Air

Salah satunya penggunaan batu paras pada bagian tertentu bangunan. Material tersebut dinilai perlu dipertimbangkan kembali karena berpotensi lebih cepat terlihat kotor atau berlumut.

“Jangan hanya mengejar estetika, tetapi juga kemudahan perawatan. Dinas kesehatan harus identik dengan kebersihan,” ujar Endah saat meninjau lokasi pada Jumat (7/8/2026).

Selain persoalan material, sejumlah pekerjaan juga belum masuk dalam anggaran pembangunan tahun ini. Di antaranya fasad menggunakan aluminium composite panel (ACP), kanopi bagian depan, lanskap, serta sejumlah sarana pendukung area parkir.

Baca Juga: Sembilan Kapanewon Lebih Dua Bulan tanpa Hujan, BMKG: Potensi Kekeringan Masuk Kategori Awas di DIY

Area di bagian depan dan samping gedung saat ini masih berupa lahan kosong. Penataan kawasan tersebut nantinya akan menyesuaikan masterplan kawasan Pemkab Gunungkidul.

Gedung baru ini nantinya akan menjadi kantor dinkes yang saat ini berada di kawasan dekat SMPN 1 Wonosari. Pemindahan tersebut berkaitan dengan rencana pemanfaatan gedung kantor lama sebagai kantor Puskesmas Wonosari 1.

Dengan progres yang masih berada pada tahap awal, pekerjaan pembangunan masih memiliki waktu sekitar empat bulan untuk mengejar penyelesaian sesuai kontrak. Pelaksana ditargetkan menuntaskan pembangunan pada 11 Desember 2026. (cr1/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
lampaui target Dinkes gunungkidul pembangunan gedung baru Dikebut puskesmas