Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto: Festival Tresna Pancasila Jadi Inspirasi Generasi Muda Bangun Karakter Nilai Luhur Bangsa

Kusno S Utomo • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 17:47 WIB
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto

RADAR JOGJA - Festival Tresna Pancasila 2026 yang dikemas dalam bentuk kirab budaya mendapatkan sambutan luar biasa. Selama acara, ribuan penonton memadati setiap rute yang dilalui peserta kirab. Menyadari tingginya antusiasme masyarakat itu, Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengungkapkan, Festival Tresna Pancasila tak sekadar agenda peringatan Hari Lahir Bung Karno. Namun lebih dari itu, menjadi sarana membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat.

"Tresna yang menjadi nama kegiatan memiliki makna cinta yang lahir dari ketulusan hati. Mengandung nilai keiklasan, kesukarelaan, dan kerelaan berkorban demi kepentingan yang lebih besar,” ujar Eko Senin(7/6/2026).

Sebagai orang yang menginisiasi lahirnya Festival Tresna Pancasila, Eko menilai, kirab bukan hanya perayaan. Dia ingin menghadirkan ruang kebudayaan yang memungkinkan masyarakat melakukan pembatinan terhadap nilai-nilai Pancasila. Dengan begitu, tak berhenti sebagai hafalan. Namun menjadi pedoman hidup.

Baca Juga: KPPG Sleman Hentikan Operasional SPPG Karangwuni, Gegara Dugaan Keracunan MBG Siswa SMPN 3 Wates Kulon Progo

Secara terbuka, Eko mengucapkan terima kasih atas besarnya animo publik menyaksikan jalannya kirab budaya tersebut. “Matur nuwun atas sambutan meriah dari masyarakat dan wisatawan. Khususnya anak-anak muda yang hadir langsung ke Malioboro. Khususnya yang mengikuti kirab seperti Paguyuban Dimas Diajeng DIY, Paskibraka, drumband, dan peserta  lainnya,” katanya.

Insya Allah kegiatan ini akan kembali digelar tahun depan dengan lebih baik lagi. Festival Tresna Pancasila menjadi kegiatan tahunan yang menyenangkan dan membantu pariwisata Jogja," lanjut Eko.

Ditambahkan, kegiatan tersebut didedikasikan untuk menghidupkan kembali karakter kepahlawanan. Patriotisme, nasionalisme, dan semangat cinta tanah air di tengah masyarakat. Sekaligus menggelorakan kembali karakter kepahlawanan.  “Kita ingin masyarakat memiliki mental yang mengutamakan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi, keluarga, maupun kelompok," sambung anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY ini.

Baca Juga: Jawa Tengah Jajaki Kerja Sama dengan Iran, Gubernur Ahmad Luthfi Bidik Transfer Teknologi dan Investasi

Lebih jauh dikatakan, melalui kirab budaya semangat Bung Karno dan nilai-nilai Pancasila diharapkan terus hidup di tengah masyarakat. Bukan hanya bagian dari peringatan sejarah. Tapi menjadi inspirasi bagi generasi muda membangun Indonesia yang kuat, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa.

Selain menguatkan semangat kebangsaan, Festival Tresna Pancasila 2026 diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata dan ekonomi rakyat. Ribuan pengunjung yang memadati Malioboro selama acara berdampak positif bagi para pelaku usaha di kawasan tersebut. Mulai dari pedagang kaki lima hingga sektor jasa wisata.

TERUS BERLANJUT: Salah satu peserta Kirab Budaya Festival Tresna Pancasila tampil dengan pakaian adat budaya nusantara dari sejumlah daerah. Acara yang mendapatkan antusiasme masyarakat itu bakal menjadi agenda tahunan. (Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)
TERUS BERLANJUT: Salah satu peserta Kirab Budaya Festival Tresna Pancasila tampil dengan pakaian adat budaya nusantara dari sejumlah daerah. Acara yang mendapatkan antusiasme masyarakat itu bakal menjadi agenda tahunan. (Foto: Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

 Jalannya Festival Tresna Pancasila 2026 berlangsung pada Sabtu (6/6/2026). Bertepatan dengan tanggal kelahiran Bung Karno. Kirab budaya diawali dari  halaman gedung DPRD DIY Jalan Malioboro 54 Yogyakarta. Kemudian menyusuri kawasan Malioboro. Titik Nol Kilometer dan berakhir di Taman Pintar Jalan Panembahan Senopati Yogyakarta.

Baca Juga: Taklukkan Bali United di Ajang Uji Coba, John Herdman Puas Puji Perkembangan Timnas Indonesia

 Barisan Paskibraka DIY menjadi peserta pertama yang membuka jalannya kirab. Kehadiran sejumlah anggota Paskibraka menjadi simbol generasi muda yang diharapkan mampu meneruskan nilai-nilai kebangsaan dan semangat Pancasila. Di belakangnya, pasukan bregada yang diiringi alunan gamelan khas prajurit Keraton Jogja.

Sejumlah peserta mengenakan busana adat berbagai daerah di Indonesia. Sedangkan kelompok lain menampilkan karya fesyen bernuansa tradisional, memadukan unsur budaya dan kreativitas modern.  Salah satu yang menyita perhatian adalah kemunculan sosok Bung Karno. Tokoh yang mengenakan pakaian khas presiden pertama RI tampak melambaikan tangan ke penonton. Kehadirannya mengingatkan kembali pada perjuangan Sang Proklamator dan makna Bulan Bung Karno yang diperingati setiap Juni.

Peserta kirab budaya dilepas Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY Hifni Muhammad Nasikh. Dia mengatakan, acara tersebut menjadi bagian dari peringatan bulan Bung Karno.  “Kita menggelorakan nilai Pancasila dengan cara berbudaya,"  kata Hifni Muhammad Nasikh. (kus) 

Editor : Herpri Kartun
Sumber : Radar Jogja
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY Hari Lahir Bung Karno kirab budaya Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto