MUNGKID - Pemkab Magelang mulai menerapkan sistem digital untuk pengelolaan arsip foto pimpinan melalui aplikasi Sipanda atau Sistem Informasi Penyimpanan Data dan Arsip. Aplikasi berbasis web ini digunakan untuk menyimpan, mengelola, hingga menelusuri dokumentasi kegiatan bupati dan wakilnya secara terintegrasi.
Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang David Rudiyanto menjelaskan, digitalisasi arsip menjadi langkah yang tidak bisa ditunda di tengah tuntutan pelayanan publik yang serba cepat. "Transformasi digital menjadi kebutuhan untuk mendukung pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan efisien," katanya, Senin (6/7).
Selama ini, kata dia, pengelolaan dokumentasi foto pimpinan dinilai belum sepenuhnya terstruktur dan membutuhkan waktu dalam pencarian data, terutama untuk kebutuhan publikasi maupun laporan kedinasan. Melalui Sipanda, seluruh arsip dikumpulkan dalam satu sistem yang dapat diakses sesuai kewenangan pengguna.
Dia menambahkan, aplikasi ini dirancang untuk mempermudah proses penyimpanan sekaligus mempercepat pencarian dokumentasi. Selain itu, sistem juga dilengkapi pengamanan data dan pengaturan akses, sehingga arsip tidak hanya mudah ditemukan tetapi juga lebih tertib secara administrasi.
Kepala Subbagian Dokumentasi Pimpinan Setda Kabupaten Magelang Sri Sulanti menjelaskan, Sipanda menjadi solusi atas kebutuhan pengelolaan arsip yang selama ini tersebar dan belum terintegrasi. "Dengan sistem ini, pengelolaan arsip menjadi lebih terstruktur, cepat diakses," ujarnya.
Baca Juga: Terik Kemarau Bisa Picu Ancaman ISPA dan Dehidrasi, Dinkes DIY Minta Warga Perbanyak Minum Air
Dia mengatakan, keberadaan Sipanda juga akan mempercepat penyediaan data visual untuk publikasi kegiatan pimpinan. Sekaligus mendukung keterbukaan informasi publik.
Selain untuk kebutuhan internal, lanjut dia, aplikasi ini diharapkan dapat memangkas waktu kerja pegawai dalam menelusuri arsip lama, yang sebelumnya dilakukan secara manual atau tersebar di berbagai media penyimpanan. (aya)
Editor : Heru Pratomo