BANTUL - Pemkab Bantul melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membangun jogging track di Lapangan Paseban. Proyek yang ditargetkan rampung akhir Juni ini sekaligus menjadi bagian dari program penyediaan fasilitas olahraga berupa satu fasilitas jogging track di setiap kapanewon.
Plt Kepala DLH Bantul Fenty Yusdayati mengatakan, pembangunan jogging track ini bertujuan untuk menata area publik agar lebih rapi dan nyaman digunakan masyarakat. Selama ini, aktivitas berlari masih bercampur dengan pejalan kaki di berbagai area, sehingga diperlukan penataan yang lebih terstruktur.
“Diperkirakan akhir Juni selesai, nanti Insya Allah diresmikan sekalian dengan Bantul Fun Run,” katanya, Kamis (30/4/2026).
Dalam proses pembangunan, DLH Bantul juga melakukan penataan kawasan sekitar, termasuk melibatkan para pedagang kaki lima (PKL). Mereka diajak berdiskusi agar penataan tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.
Jogging track ini dibangun menggunakan pos anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Secara teknis, desain jogging track direncanakan memiliki empat lajur dengan lebar masing-masing 80 sentimeter.
Lintasan dibuat melingkar dengan radius belok sisi dalam 12,75 meter dan sisi luar 16,45 meter. Desain ini memungkinkan tikungan yang lebih landai sehingga pelari dapat berlari lebih cepat dan nyaman.
Selain itu, sistem pengelolaan air hujan juga menjadi bagian dari perencanaan. Pada sisi luar lintasan akan dibangun saluran drainase baru menggunakan u-ditch.
"Air dari saluran tersebut nantinya dialirkan ke sumur resapan yang disiapkan di delapan titik," jelasnya.
Pembangunan jogging track ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat umum, khususnya untuk kegiatan olahraga seperti jogging pada Jumat pagi. “Jadi semuanya bisa sehat,” tambahnya. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita