Triwulan I PAD Pariwisata Sleman Capai Rp 103,79 Miliar, 98 Persen Berasal dari Pajak
Delima Purnamasari• Kamis, 23 April 2026 | 20:52 WIB
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Kus Endarto. Delima Purnamasari/Radar Jogja
SLEMAN - Pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman ditargetkan sebesar Rp 387 miliar tahun ini.
Pada triwulan I ini capaian pendapatan sebesar Rp 103,79 miliar atau setara 26,81 persen dari target tersebut.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Kus Endarto menjelaskan, jika dibandingkan pada periode yang sama pada 2025 ada kenaikan 100,91 persen atau setara Rp 102,85 miliar.
Kus menerangkan, terdapat penurunan sebesar 3,69 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Lalu terkait bagi hasil dengan InJourney Destination (PT TWC) untuk Keraton Ratu Boko, ada kenaikan dari menjadi Rp 89,96 juta dari sebelumnya Rp 81,98 juta.
Menurut Kus, mengacu data sementara jumlah pergerakan wisatawan sebesar 1.756.180, memang destinasi pilihan tidak jauh berbeda dibanding periode sebelumnya.
Terdiri dari Candi Prambanan 27,35 persen, Kawasan Kaliadem 23,27 persen, dan Kawasan Kaliurang 18,13 persen.
"Bila dibandingkan dengan pergerakan wisatawan pada triwulan I tahun 2025 ada kenaikan 106,64 persen," tambahnya.
Jika menyoroti kunjungan berdasarkan wilayah sebenarnya ada penurunan kunjungan di Kapanewon Prambanan sebesar 12,92 persen.
Meski demikian, Kus menyebut kapanewon di Sleman timur ini masih menjadi destinasi favorit wisatawan. Perubahan ini disebut tidak terlepas dari pengaruh periode libur lebaran.
Kapanewon Tempel mengalami lonjakan kunjungan terbesar hingga 510,18 persen. (del)