KEBUMEN - Pegawai negeri (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen mulai menerapkan pembiasaan penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM). Transformasi budaya kerja ini sebagai bentuk efisiensi penggunaan BBM bagi pegawai pemerintah.
Sekda Kebumen Edi Rianto mengatakan, arahan kepada ASN untuk mendukung penghematan BBM selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Dalam kebijakan ini para ASN diminta untuk bersedia datang ke kantor tanpa kendaraan dinas, melainkan beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Tujuannya agar biaya operasional dapat ditekan sekaligus membentuk budaya kerja baru.
Baca Juga: PSIM Jogja Baru Menang Sekali dari Sembilan Laga di Putaran Kedua, Cik Liana Santai
"Berharap penghematan BBM bisa 50 persen," jelasnya kepada Radar Jogja, Rabu (8/4).
Edi menerangkan, selain pembatasan kendaraan dinas, terdapat beberapa ketentuan dan mekanisme dalam pelaksanan kebijakan tersebut. Di antaranya, bagi ASN yang jarak rumahnya dekat dengan lingkungan kantor diarahkan untuk memilih berjalan kaki. "Walaupun belum keseluruhan, tapi sebagian ASN sudah melakukan," katanya.
Selain itu, ASN juga diminta untuk beralih dari kendaraan berbasis bahan bakar fosil ke kendaraan ramah lingkungan. Seperti sepeda maupun kendaraan listrik.
Baca Juga: Kisah Gusti Prabu Sidak Vendor Kaus demi Amankan Uang PMI DIY dari Praktik Korupsi
Kebijakan ini berlaku bagi segenap ASN yang rumahnya kurang 3 kilometer dari kantor. Termasuk ASN juga diarahkan mulai memanfatkan kendaraan umum sebagai sarana transportasi pilihan.
Dijelaskan, kebijakan hemat energi diambil sebagai respon atas dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah (Timteng) yang berpengaruh pada rantai pasok minyak dunia.
Edi berharap, melalui gerakan ini misi besar penghematan energi dapat tercapai. Di satu sisi langkah tersebut juga dapat membentuk budaya kerja baru di lingkungan pemkab. "Pengurangan ini lebih banyak menekankan pada operasional pemda," jelasnya.
Baca Juga: Info Ala Honda Istimewa, 5 Manfaat Menjaga Aki Agar Pengendara Aman dan Tenang Di Jalan
Semetara itu, salah satu ASN di Satpol PP Kebumen Juniadi Prasetyo mendukung kebijakan efisiensi BBM yang diterapkan. Belakangan ini dia mengaku lebih memilih bersepeda untuk berangkat ke kantor.
Selain hemat, bergulirnya kebijakan tersebut juga diharapkan berdampak dari sisi kesehatan. "Karena rumah saya di sekitar kota, tidak masalah. Ke depan mungkin bisa dicoba jalan kaki," katanya. (fid)
Editor : Heru Pratomo