UPAYA menekan angka stunting terus dilakukan. Sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dilakukan Pemda DIY dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Di antaranya dengan melibatkan dinas kesehatan, puskesmas, lurah, PKK dan tim pendamping keluarga.
Mendukung program penanganan stunting, Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto turun ke bawah menyerap aspirasi masyarakat. Bersama Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Eko meluncurkan program “Gemar Makan Ikan” atau Gemari sebagai langkah nyata meningkatkan gizi masyarakat.
"Program ini resmi dimulai di RW 6 Kelurahan Muja Muju. Insya Allah saya akan sowan dan silaturahmi di 86 RW memberikan dukungan nyata kebijakan penyelesaian masalah stunting di Kota Yogyakarta", ujar Eko saat bertemu dengan masyarakat di Kelurahan Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta, kemarin (6/4).
Peluncuran Program Gemar Makan Ikan itu dihadiri warga dan kader kesehatan di Kelurahan Muja Muju. Kegiatan ditandai dengan pembagian olahan ikan, edukasi gizi, dan pembagian buku resep olahan ikan untuk mendorong konsumsi protein hewani di masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Eko mengingatkan, Program Gemar Makan Ikan diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi. Terutama bagi balita dan ibu hamil. Selain itu, ikan memiliki kandungan protein, omega-3, dan vitamin yang sangat penting bagi pertumbuhan balita dan anak. Juga bagi kesehatan ibu hamil.
Ditambahkan, program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan. Di samping edukasi, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang cara mengolah ikan agar tetap bergizi. Disukai anak-anak.
“Kami ajak masyarakat semakin senang mengonsumsi ikan. Ini sangat penting untuk mencegah stunting dan menciptakan generasi yang sehat serta cerdas,” tandas ketua Komisi A DPRD DIY ini.
Lurah Muja Muju Iswadi menyambut positif program tersebut. Menurut dia, kegiatan ini membantu ibu-ibu menyiapkan makanan sehat bagi keluarga. “Program ini sangat membantu, khususnya bagi para ibu agar lebih kreatif menyiapkan makanan sehat bagi anak,” ungkap Iswadi.
Kepada Eko, Perwakilan Tim Pendamping Keluarga Muja Muju Amin menginformasikan di wilayah RW 6 bantuan gizi terus disalurkan melalui posyandu. Hingga saat ini, bantuan berupa telur, susu, dan buah telah diberikan kepada 35 balita. “Setiap posyandu menerima dua bingkisan,” terangnya.
Dengan adanya program tersebut, Eko kembali berharap angka stunting di Kota Yogyakarta dapat terus ditekan. Ini seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat. Gerakan gemar makan ikan diharapkan mampu mendorong terwujudnya keluarga sehat dan generasi yang lebih berkualitas. (kus)
Editor : Herpri Kartun