Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Opini Weekend Visual Report

Penyelenggaraan Jam Belajar Masyarakat (JBM) Disinergikan dengan Program Kerja Sama Perguruan Tinggi

Kusno S Utomo • 2026-03-30 06:30:32
BERBASIS KEARIFAN LOKAL: JBM di Kemantren Umbulharjo, Kraton dan Kemantren Gondomanan mengembangkan berbagai model. Di antaranya kegiatan bernafaskan religi, seni dan budaya. Juga materi nonakademik. (Foto-foto: Iwan Nurwanto/Radar Jogja)
BERBASIS KEARIFAN LOKAL: JBM di Kemantren Umbulharjo, Kraton dan Kemantren Gondomanan mengembangkan berbagai model. Di antaranya kegiatan bernafaskan religi, seni dan budaya. Juga materi nonakademik. (Foto-foto: Iwan Nurwanto/Radar Jogja)

 JOGJA - Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mendukung penuh penyelenggaraan JBM. Tak  hanya  anggaran, namun juga dikolaborasi dengan program lainnya. Di antaranya, JBM dapat disinergikan dengan One Sister One University dan Bule Mengajar. Kolaborasi dengan program pemberdayaan masyarakat lewat kerja sama pemerintah dengan universitas dapat memberikan materi pembelajaran dan pendampingan yang lebih berkualitas.

“Kami akan tandem dengan perguruan tinggi. Karena itu juga menjadi bagian untuk memberikan suatu insight kepada masyarakat agar ada pola pikir baru dan kedisiplinan yang baru,” ujar Hasto

Wali kota mengisyaratkan, pemkot mendukung program JBM dengan anggaran yang mumpuni. Dia sudah memerintahkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)  menyusun alokasi anggaran secara spesifik pada  2026 dan 2027 untuk program JBM.

Orang nomor satu di Pemkot Jogja itu ingin program-program pemerintah tidak hanya berkutat pada pembangunan infrastruktur. Namun ada sentuhan noninfrastruktur seperti budaya, pendidikan, dan toleransi keberagaman. “Semua itu juga menjadi hal krusial,”ingatnya.

Melalui dukungan penuh terhadap JBM, Hasto ingin tercipta lingkungan sosial yang tak hanya cerdas secara akademik. Tapi juga memiliki ketahanan budaya dan toleransi yang kuat. “Saya masih merasa banyak kegiatan yang perlu disentuh, namun belum kami sentuh. Budaya dan pendidikan harus menjadi perhatian,” tegas Hasto. (*/inu/kus)

Editor : Herpri Kartun
#One Sister One University #Bule Mengajar #program JBM #JBM #kolaborasi #badan perencanaan pembangunan daerah #hasto wardoyo #Budaya #insight #toleransi #jam belajar #jam belajar masyarakat #dindikpora #akademik #Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo