Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunakan Warna Hijau, Emas, dan Merah, Ini Arti di Balik Logo Hari Jadi ke-271 DIY Hasil Sayembara

Agung Dwi Prakoso • Jumat, 13 Februari 2026 | 18:18 WIB
logo hari jadi DIY ke-271   
logo hari jadi DIY ke-271  

 

 

 

JOGJA – Pemprov DIY meluncurkan logo Hari Jadi DIJ ke 271 tahun. Logo tersebut merupakan hasil sayembara dan diikuti oleh masyarakat umum. Dari 210 karya yang masuk, dipilih tiga terbaik.

Peraih sayembara logo terbaik Raden Ardana Reswara Peasetya Kusuma mengatakan konsep logo yang ia buat berangkat dari refleksi personal yang ditarik menjadi jati diri kolektif warga DIY.

Sesuai tema yang diusung yakni Mulat Sarira Jumangkah Jantraning Laku. “Saya ingin mengajak seluruh warga DIY untuk kembali pada jati diri kita sendiri,” ujarnya, Jumat (13/2).

Dalam logo tersebut juga termuat filosofi Sangkan Paraning Dumadi yang merupakan perjalanan atau fase laku hidup manusia.

Fase Dumadi menjadi titik manusia mencapai jati dirinya dan sebagai penentu warisan berupa nilai yang akan diwariskan generasi selanjutnya. Logo yang ia buat terdiri dari tiga warna pokok khas Jogja yakni hijau, emas dan merah.

Setiap warna memiliki perlambang yang telah dipikirkan dengan matang oleh si pembuat. Misal warna hijau yang melambangkan pertumbuhan dari segala hal baik.

"Warna hijau melambangkan pertumbuhan, keharmonisan, dan keserasian. Harapannya Jogja bisa terus menjaga kedamaian dan keserasiannya," ucapnya.

Kemudian warna emas merupakan lambang kesuksesan, kemuliaan, kebesaran dan kebijaksanaan yang merupakan cita-cita atau arah pertumbuhan DIJ menuju puncak kejayaan. Adapun warna merah melambangkan kembalinya kejayaan tersebut kepada generasi penerus.

“Setelah mencapai titik puncak kebijaksanaan, kami kembalikan ke warna merah, warna darah. Artinya, kami kembalikan semua itu ke dalam jati diri sendiri,” jelasnya.

Logo tersebut merupakan kombinasi dari angka 271 sesuai dengan Hari Jadi DIJ di tahun ini. Ujung hingga lengkung dibuat dengan teliti dan penuh dengan filosofi makna atau harapan.

Maknanya adalah ilmu padi; setelah kita tumbuh dan mencapai puncak, kita kembali menunduk ke titik asal.

“Jika diperhatikan,angka dua itu dimulai dari satu titik yang naik ke atas menuju puncak, namun setelah itu akan turun ke bawah,” ujarnya.

Ketua Panitia Hari Jadi DIY ke 271 Srie Nurkyatsiwi mengatakan rangkaian kegiatan peringatan hari jadi berlangsung selama dua bulan, mulai 11 Februari hingga 11 April 2026.

Kegiatan peringatan tersebut didasari pada ketentuan Pasal 3 ayat 3 Perda DIY Nomor 2 Tahun 2024 tentang Hari Jadi DIY bahwa tanggal 13 Maret 1755 Masehi atau 29 Jumadil Awal Tahun Be 1680 ditetapkan sebagai Hari Jadi DIY selanjutnya diperingati setiap 13 Maret.

"Seluruh aktivitas rangkaian ini diharapkan membawa dampak multiplier effect dalam aspek ekonomi, sosial maupun personal," ujarnya. (oso/pra)

 

 

Editor : Heru Pratomo
#emas #mulat sarira #Sangkan paraning dumadi #warna hijau #jumangkah #DIY #padi #Srie Nurkyatsiwi #Hari Jadi #Merah #sayembara #falsafah