Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemprov DIY Berikan Apresiasi kepada Para Pelaku Budaya, Ini Dia Daftar Nama Penerima Penghargaan..

Agung Dwi Prakoso • Selasa, 2 Desember 2025 | 03:35 WIB

 

Wagub DIY PakuAlam X (kiri) memberikan penghargaan kategori senipetunjukan musik tradisional kepada Djoko Waluyo dalam Anugerah Kebudayaan DIY di BangsalKepatihan, kompleksKepatihan, Kota Jogja.
Wagub DIY PakuAlam X (kiri) memberikan penghargaan kategori senipetunjukan musik tradisional kepada Djoko Waluyo dalam Anugerah Kebudayaan DIY di BangsalKepatihan, kompleksKepatihan, Kota Jogja.

JOGJA - Pemprov DIY memberikan penghargaan kepada para pelaku budaya pada Senin (1/12/2025).

Penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan karena kontribusi pelaku budaya dalam merawat, mengembangkan, dan memajukan kebudayaan.

"Para pelaku budaya adalah penjaga harmoni kehidupan sebagaimana falsafah Memayu Hayuning Bawana. Kebudayaan merupakan cara kita merawat hubungan manusia, alam, dan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) DIY KGPAA Paku Alam (PA) X saat membacakan arahan gubernur DIY di acara Anugerah Kebudayaan DIY di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan Jogja, Senin (1/12/2025).

Ketiga, pembaruan kategorisasi penghargaan yang kini membedakan kelompok Mpu/Maestro, pelaku dan pelestari, serta pelopor, pembaharu, dan kreator.

“Negara hadir memberikan pengakuan, dan para pelaku budaya mendapatkan ruang untuk terus berkarya. Merekalah penjaga identitas budaya sekaligus perawat nilai-nilai kebudayaan. Anugerah ini menjadi bentuk penghormatan dan dukungan negara terhadap peran mereka,” jelas Dian.

Jenis penghargaan yang diberikan terdiri dari Anugerah Maha Adi Dharma Budaya, Anugerah Maha Bakti Budaya, Adikara Cipta Budaya, serta Upakarya Budaya.

Penghargaan ini mencakup spektrum multisektor, mulai dari bidang seni, arsitektur, kesehatan, industri kreatif, keamanan, lingkungan, pendidikan, media, hingga UMKM.

Para penerima penghargaan menjadi contoh bahwa tradisi dan inovasi dapat berjalan seiring, menjaga warisan sekaligus mencipta masa depan.

"Kami berharap semakin banyak pelaku budaya yang terfasilitasi dan semakin kuat ekosistem kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan," jelasnya.

Adapun penerima Anugerah Kebudayaan DIY 2025 yaitu: I Made Bandem, GKBRAA Paku Alam, Suyata, Sutrisno, Tuwuh Hartoyo, Sumaryono, Jumaldi Alfi, Sapridal Banua, Supana, Warung Arsip, TO Suprapto, Wregas Bhanuteja, Wardhani Kusumaningris, Komunitas Kandang Kebo, Suparno, Misbach Tamrin, Didik Rubiyanto, Sosro Warsito, Paguyuban Remeng Mangunjoyo (Wayang Beber), Listiani Sintawati, Mochamad Djohansyah, Sugiharto, Festival Film Pelajar Jogja, Harian Kedaulatan Rakyat, Siswa Among Beksa, Perkumpulan Kesenian Krida Beksa Wirama, Djoko Waluyo, dan Whani Hari Dharmawan.

Salah satu penerima Anugerah Kebudayaan DIY 2025 Sutradara film Wregas Bhanuteja mengungkapkan, sebagian besar karyanya berlatar dan terinspirasi oleh cerita-cerita lokal serta para aktor dari DIY.

“Anugerah ini memberikan semangat dan energi besar bagi para pelaku seni untuk terus berkarya dan berkolaborasi dalam membangun ekosistem seni DIY di berbagai disiplin dan bidang. Semoga kisah-kisah tentang DIY dapat terus disuarakan kepada Indonesia dan dunia,” ujarnya. (oso/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Pemprov DIY #Anugerah Kebudayaan #pewaris tradisi #Inovator #Wagub DIY Paku Alam X