Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Capaian Bagus, Puluhan Ribu Jiwa Bisa Keluar dari Status Penduduk Miskin dalam Progres 10 Tahun Terkahir: Begini Penjelasan BPS DIY..

Agung Dwi Prakoso • Senin, 24 November 2025 | 04:00 WIB

Ilustrasi kawasan miskin dan kumuh.  (pinterest)
Ilustrasi kawasan miskin dan kumuh. (pinterest)


JOGJA - Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat jumlah penurunan angka kemiskinan di DIY yang cukup signifikan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Sebanyak 69,12 ribu jiwa tercatat bisa keluar dari status penduduk miskin dalam rentang waktu tersebut.

Kepala BPS DIY Herum Fajarwati mengatakan, pada 2016 jumlah penduduk miskin sebanyak 494,94 ribu jiwa.

Kemudian di 2019, menurun menjadi 448,47 ribu jiwa. Namun, pada 2020 dan 2021 sempat mengalami kenaikan akibat pandemi Covid-19.

Untuk program pengurangan beban masyarakat miskin, sasarannya ialah lansia miskin yang sudah benar-benar tidak bisa diberdayakan.

“Untuk para lansia miskin ini, yang bisa kita lakukan ialah memberikan bantuan sosial. Setiap tahunnya kami anggarkan sekitar 8.000 penerima. Program ini masih berjalan dan data selalu kami update,” katanya.

Mengenai program peningkatan pendapatan masyarakat miskin, Danang mengatakan jika program ini dikolaborasikan lintas OPD untuk melakukan program-program pemberdayaan masyarakat.

Misalnya dengan menggelar pelatihan-pelatihan agar masyarakat miskin dapat semakin meningkatkan pendapatannya.

“Dalam pengentasan kemiskinan, kami juga ada upaya untuk mengurangi lokus-lokus kemiskinan. Sekarang ini kita ada 18 lokus prioritas untuk pengurangan kemiskinan. Dan selalu kami lakukan evaluasi, mudah-mudahan ke depan jumlah lokus kemiskinan ini akan semakin berkurang,” imbuhnya. (oso)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#BPS DIY #penurunan kemiskinan #penduduk miskin