MAGELANG – Upaya jemput bola perekaman KTP elektronik (KTP-el) bagi pelajar pemula di Kota Magelang membuahkan hasil signifikan. Hingga akhir Oktober 2025, hanya tersisa tujuh pelajar yang belum melakukan perekaman data kependudukan.
Capaian ini menunjukkan keseriusan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang dalam memastikan seluruh warga usia 17 tahun telah memiliki identitas resmi. Kepala Disdukcapil Kota Magelang RR Sri Mulatsih, mengatakan kegiatan perekaman KTP bagi pemula telah dilakukan secara masif ke seluruh SMA, SMK, dan MA se-Kota Magelang.
"Kami ingin masyarakat semakin mudah mengakses berbagai layanan dengan satu data kependudukan yang terintegrasi," katanya.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengapresiasi langkah cepat dan inovatif disdukcapil dalam mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, termasuk generasi muda. Dia menegaskan, kepemilikan KTP menjadi hal yang sangat mendasar dalam penyelenggaraan pelayanan publik di Kota Magelang.
"Melalui program KTP-ku, warga bisa mendapatkan akses penuh terhadap berbagai layanan, termasuk layanan kesehatan pagi dan sore serta beasiswa pendidikan," jelas Damar.
Baca Juga: Pemprov Jateng Jalin Kerja Sama dengan ChildFund Garap Berbagai Program Tentang Anak
Menurutnya, validitas data kependudukan menjadi indikator penting dalam keberhasilan kebijakan publik. Tanpa data yang valid, kata dia, program tidak akan berjalan dengan baik. Kredibilitas data diukur dari sejauh mana kebijakan pemerintah dapat tepat sasaran.
Damar juga menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai disdukcapil telah menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lain dalam membangun budaya kerja apresiatif. "Disdukcapil menjadi role model bahwa setiap OPD seyogianya menghargai jerih payah mitra dan staf di dalamnya," ucapnya. (aya)