MAGELANG – Pemkot Magelang terus mendorong penguatan tata kelola aparatur sipil negara (ASN) berbasis sistem merit dan manajemen talenta. Namun, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh arah kebijakan dan besarnya anggaran, tetapi terutama oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur yang menjalankannya.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengutarakan, penerapan sistem merit dan manajemen talenta secara menyeluruh dapat mewujudkan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Menurutnya, birokrasi yang kuat tidak lahir dari struktur yang kaku, melainkan dari aparatur yang merasa dihargai, diberi ruang berkembang, dan diperlakukan adil sesuai hak dan kewajiban.
Dia juga menekankan, birokrasi yang sehat akan tumbuh jika aparatur bekerja dengan semangat profesionalisme, bukan karena loyalitas pribadi atau politik.
"Loyalitas ASN harus selalu ditempatkan pada kepentingan publik dan kinerja pemerintahan, bukan pada kepentingan pribadi maupun kelompok," tegas Damar, Kamis (9/10).
Damar menyadari, menerapkan sistem merit di lingkungan birokrasi bukanlah hal mudah, mengingat dinamika sosial dan politik yang masih kuat. Namun dia menegaskan pentingnya keseimbangan antara kepentingan politik yang sah dan profesionalisme birokrasi sebagai pilar keberlanjutan pemerintahan.
Baca Juga: Sleman Siapkan Pembangunan Lintasan Atletik dan Panjat Tebing Baru, Dukung Prestasi Atlet: Dua Proyek Diusulkan Masuk Anggaran 2026
"Keduanya bukan hal yang perlu dipertentangkan. Justru politik yang sehat membutuhkan birokrasi yang kuat, kredibel, dan berintegritas," ujarnya.
Dia juga mengingatkan para ASN agar menjadi teladan dalam hal etika publik dan kinerja. ASN, kata Damar, harus mampu bekerja dengan tulus, terbuka terhadap kritik, dan terus berinovasi untuk kemajuan masyarakat.
Terlebih, Kota Magelang saat ini menjadi salah satu daerah dengan penerapan sistem merit terbaik di Indonesia. Berdasarkan hasil evaluasi KASN tahun 2023, indeks sistem merit Kota Magelang mencapai nilai 337,5 dengan predikat Sangat Baik, sekaligus menjadi yang tertinggi di Jateng.
Baca Juga: Prediksi Malta vs Belanda Kualifikasi Piala Dunia Jumat 10 Oktober Kick Off 01.45, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?
Selain itu, Indeks Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) juga memperoleh kategori Baik dengan nilai 85. Atas capaian tersebut, Kota Magelang menerima Anugerah Meritokrasi KASN 2023 serta Apresiasi Gubernur Jateng Award 2023.
"Pencapaian ini menunjukkan bahwa aparatur di Kota Magelang merupakan bagian dari jajaran terbaik, yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan berbasis sistem yang adil dan profesional," ujar Damar.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Magelang Anita Diah Lestaribmenambahkan, penerapan sistem merit kini diperkuat dengan pengembangan Sistem Manajemen Talenta Kota Magelang (SIMAGENTA).
Baca Juga: Sikap pada Dearly Joshua Disorot, Begini Respon Ari Lasso
"SIMAGENTA akan mengintegrasikan kebijakan, strategi, sumber daya, dan kolaborasi hexahelix dalam membangun manajemen talenta yang berkualitas di atmosfer sistem merit Kota Magelang," jelasnya.
Menurut Anita, kepemimpinan strategis menjadi kunci dalam penerapan meritokrasi. Pemimpin harus mampu menentukan arah kebijakan, menjaga konsistensi nilai merit, menggerakkan transformasi organisasi, serta membangun komitmen bersama lintas sektor.
Baca Juga: Jukir di Gunungkidul Tak Bisa Lagi Semena-mena Nuthuk Parkir, Dishub Gunungkidul Pasang Papan Tarif Resmi, Ada Yang Melanggar Laporkan!
Sebagai simbol keseriusan, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama antar-stakeholder untuk memperkuat pelaksanaan meritokrasi di Kota Magelang.
"Melalui manajemen talenta, kita ingin menemukan potensi calon pemimpin yang memenuhi kualifikasi, kompetensi, dan kinerja untuk mendukung percepatan pembangunan serta visi-misi wali kota," ujar Anita. (aya)