Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ni Made Dwipanti Disumpah Jadi Sekprov DIY Bareng Promosi Eselon Dua, Aris Eko Nugroho dan Kanjeng Yuda Tak Jadi Tukar Tempat

Kusno S Utomo • Selasa, 16 September 2025 | 12:50 WIB
Ni Made Dwipanti Indrayanti, Kepala Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) DIY.
Ni Made Dwipanti Indrayanti, Kepala Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) DIY.

JOGJA - Proses pengambilan sumpah jabatan Ni Made Dwipanti Indrayanti sebagai Sekprov DIJ bakal menorehkan sejumlah catatan sejarah. Bukan hanya perempuan pertama yang dipercaya Gubernur DIY Hamengku Buwono X sebagai Sekprov.

Namun proses pelantikan Ni Made itu tidak dilakukan seorang diri sebagaimana enam orang Sekprov sebelumnya. Tapi dibarengkan dengan mutasi dan promosi pejabat eselon dua.

“Nanti pelantikannya berurutan. Sekprov dulu dilanjutkan pejabat eselon dua. Baru sambutan atau pengarahan gubernur,” cerita seorang sumber di kompleks Kepatihan, kemarin (15/9).

Rencana pelantikan Sekprov dibarengkan dengan pejabat eselon dua itu terungkap dari undangan yang ditandatangani Pj Sekprov DIY Aria Nugrahadi. Ada tiga jenis undangan yang diteken Aria.

“Kami sampaikan dengan hormat bahwa Bapak Gubernur DIY berkenan melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Provinsi DIY dan jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov DIY,” demikian bunyi undangan yang diteken Aria tertanggal 15 September 2025.

Selanjutnya dalam undangan itu dijelaskan pelaksanaan pelantikan dilaksanakan hari Selasa ini (16/9) pada pukul 09.00 sampai selesai bertempat di Bangsal Kepatihan.

Berbeda dengan pelantikan eselon satu dan dua sebelumnya, undangan pelantikan Sekprov terlihat sederhana. Hanya dari kertas HVS yang diketik sebagaimana surat-surat dinas. Tidak dicetak khusus. “Dampak efisiensi,” ungkap seorang pejabat yang menerima undangan pelantikan.

Di bagian lain ada perkembangan baru dengan rencana pelantikan Sekprov. Ternyata pejabat eselon dua yang akan digeser tidak ada nama Paniradya Pati Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMKKPS) KPH Yudanegara.

Informasi awal keduanya akan bertukar tempat. Kanjeng Yuda, sapaan akrabnya menjadi Paniradya Pati dan Aris mengepalai Dinas PMKKPS. Namun hingga selepas jam kerja pukul 16.00 keduanya tidak ikut menerima undangan.

Seorang sumber di lingkungan Dinas PMKKS DIY memastikan atasannya tidak termasuk yang mendapatkan undangan dilantik. “Tidak ada undangan untuk Kanjeng Yuda. Kami sudah cek ke BKD DIY,” cerita sumber itu. BKD yang dimaksud adalah badan kepegawaian daerah. Tugasnya, antara lain, mengurusi masalah mutasi dan promosi jabatan.

Radar Jogja juga telah mengonfirmasi hal sama kepada Aris. Setali tiga uang, dia mengaku belum menerima undangan pelantikan. “Dumugi sore ini dereng pikantuk (sampai sore ini belum dapat, Red),” jelas Aris. Dengan tidak adanya undangan pelantikan untuk Kanjeng Yuda dan Aris dipastikan keduanya tetap pada kedudukannya sebagai kepala dinas dan paniradya pati.

Baca Juga: Ni Made Bakal Jadi Sekprov Perempuan Pertama di DY, Bersaing Ketat dengan Aris dan Wiyos

Informasi mengejutkan justru datang dari Dinas Koperasi dan UKM DIY. Kedua pejabat teras di instansi itu sama-sama mendapatkan undangan pelantikan. Keduanya adalah Kepala Dinas Koperasi dan UKM Srie Nurkyatsiwi serta Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Agus Mulyono.

Siwi, sapaan akrab Sri Nurkyatsiwi kabarnya digeser menjadi asisten yang selama ini kosong. Ada kemungkinan menjadi asisten administrasi umum yang selama ini dirangkap Kepala Bapperida Ni Made Dwipanti Indrayanti. Karena Ni Made promosi, posisinya akan digantikan Siwi.

“Peluang lainnya Bu Siwi ke Bapperida. Tapi lebih condong ke asisten,” ucap seorang sumber di kompleks Kepatihann, kemarin. Sedangkan Agus punya kans menggantikan kedudukan Siwi sebagai kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY.

Dari berbagai lacakan Radar Jogja, pejabat yang akan dilantik gubernur jumlahnya ada enam orang. Mulai Ni Made, Siwi dan Agus. Nama lainnya adalah Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Bakesbangpol DIY Bagas Senoadji. Ada kans kuat Bagas dipromosikan sebagai Kasatpol PP DIJ. Jabatan yang hampir dua tahun lowong.

Agus dan Bagas diketahui diundang Pj Sekprov DIY Aria Nugrahadi di ruang kerjanya di kompleks Kepatihan. Keduanya, mendapatkan pengarahan akan dipromosikan ke eselon dua. Kepada mereka yang diundang, Aria mewanti-wanti agar merahasiakannya. “Agar pelantikan besok surprise,” begitu pesan yang diberikan.

Bila mengikuti rekam jejak Agus dan Bagas, promosi keduanya memakai mekanisme talenta atau talent pool.Tidak lagi lelang terbuka. Ini sama yang dialami empat koleganya yang telah lebih dulu promosi ke eselon dua. Mereka adalah Kepala Biro Perekonomian dan SDA Eling Priswanto, Kepala Badan Kesbangpol Lilik Andi Aryanto, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Rosdiana Puji Lestari serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Faisol Muslim.

Keenam pejabat itu promosi dari eselon tiga ke dua tidak melalui lelang jabatan. Tapi manajemen talenta. Sebelum dipromosikan, ternyata mereka pernah punya pengalaman gagal ikut lelang jabatan. Rata-rata lebih dari satu kali. Bahkan Bagas meski tidak punya latar belakang ilmu hukum, dia pada 2023 lalu pernah lolos tiga besar calon kepala biro hukum.

Bagas yang punya disiplin ilmu magister teknik transportasi bersaing dengan Hary Setiawan, alumni FH UGM. Hary yang akhirnya terpilih. Kini Hary telah melesat menjadi kepala BKD. Posisi kepala biro hukum kosong. (kus/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Sekprov #Hamengku Buwono X #radar jogja #bangsal kepatihan #sumpah jabatan #gubernur