Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menteri Baru Diharap Peka, HB X dan Haedar Pesan Jaga Amanah, Jangan Sembarang Sikap

Agung Dwi Prakoso • Rabu, 10 September 2025 | 04:12 WIB
Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran disorot oleh media internasional.
Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran disorot oleh media internasional.

 

JOGJA - Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan terhadap lima menteri di dalam kabinetnya, Senin (8/9). Tindakan tersebut mendapat tanggapan dari tokoh masyarakat di yakni Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) sekaligus Raja Keraton Jogja Sri Sultan Hamengku Bawono Ka 10 hingga Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir.

 

"Semoga saja bisa melaksanakan tugas dengan biak, itu kan hak prerogatif presiden," ujar Sultan saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Jogja, Selasa (9/9).

 

Dengan adanya penyusunan ulang beberapa menteri tersebut diharapkan dapat memperkuat stabilitas ekonomi negara.

 Baca Juga: Prediksi Bolivia vs Brasil Kualifikasi Piala Dunia Rabu 10 September Kick Off 06.30, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

"Saya ndak ada komentar apa-apa, wong itu hak prerogatif presiden," bebernya.

 

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan bahwa jabatan Menteri dan Wakil Menteri memiliki tanggungjawab yang cukup berat. Terlebih, karena menduduki jabatan di tengah sorotan dan aspirasi publik yang sangat tinggi pasca aksi demo dan kerusuhan akhir Agustus 2025.

 

"Salah ucapan, gesture, dan sikap keseharian pun akan dinilai dengan penuh sensitivitas tinggi oleh publik," ujarnya.

 Baca Juga: Regenerasi Cepat Terjadi, Presiden Brajamusti Beri Pesan kepada Para Suporter Muda untuk Tidak Wariskan Kebencian

Sebagai pembantu Presiden, lanjutnya, selain diharapkan dapat menyelesaikan tugas-tugasnya juga menjadi pejabat publik yang bijak dan seksama. Kepentingan pribadi atau hal yang dapat mencederai mandat presiden diharapkan untuk dihilangkan.

 

“Jangan menunjukkan sikap tindak yang sembarangan apalagi menyakiti hati rakyat, belajarlah empati dan peduli pada keadaan dan nasib rakyat yang hidupnya susah,” bebernya. (oso)

Editor : Heru Pratomo
#Gubernur DIY Hamengku Buwono (HB) X #raja keraton Jogja #Sri Sultan Hamengku Bawono ka 10 #reshuffle kabinet #Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir