Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Magelang Kota Kecil Dampak Besar, Jadi Rujukan Nasional Praktik Kepengawasan

Naila Nihayah • Rabu, 9 Juli 2025 | 10:30 WIB

 

Wali Kota Magelang saat menerima kunjungan peserta PKP Angkatan VIII Provinsi Jawa Tengah, Selasa (8/7).   
Wali Kota Magelang saat menerima kunjungan peserta PKP Angkatan VIII Provinsi Jawa Tengah, Selasa (8/7).  

 

 

MAGELANG – Kota Magelang kembali membuktikan diri bukan sekadar 'kota kecil' di peta Jawa Tengah. Dengan tata kelola pemerintahan yang efisien, pelayanan publik yang progresif, dan prestasi demi prestasi di tingkat provinsi, Magelang kini menjadi rujukan nasional dalam praktik kepemimpinan dan pengawasan pemerintahan.

 

Hal itu tercermin dari kunjungan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VIII Provinsi Jawa Tengah, Selasa (8/7), yang menjadikan Magelang sebagai lokus pembelajaran lapangan. Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengaku bangga karena kotanya dipercaya menjadi lokasi studi bagi aparatur dari dua provinsi berbeda.

 Baca Juga: Keuntungan bagi Yang Ultah 15 Juli, Gratis Seumur Hidup Masuk Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko

Menurutnya, ini menunjukkan bahwa skala bukanlah batasan untuk menciptakan dampak. Meski kotanya kecil, tetapi Magelang berusaha berpikir besar. "Kami ingin Magelang menjadi model tata kelola pemerintahan yang tidak hanya tertib administrasi, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat," katanya.

 

Kota Magelang bukan tanpa alasan menjadi tujuan studi lapangan. Damar memaparkan sederet capaian yang mengukuhkan Magelang sebagai salah satu kota dengan kinerja pengawasan dan pelayanan publik terbaik di Jawa Tengah.

 

Antara lain juara I Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Provinsi Jateng 2024, atas kinerja pengawasan tahun 2023. Lalu, predikat Tuntas Utama dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Pendidikan, dengan skor 90,2, tertinggi se-Jawa Tengah.

 Baca Juga: Euforia IPO COIN, Jejak Hukum Andrew Hidayat Diungkap, Pengamat: Jangan Korbankan Kredibilitas Bursa 

Kemudian, Kecamatan Magelang Tengah meraih penghargaan atas kualitas pelayanan publik unggul dan responsivitas sosial dalam evaluasi kinerja kewilayahan. "Prestasi ini bukan untuk gagah-gagahan, tapi bukti komitmen kami menjaga pelayanan dasar tetap berjalan maksimal bagi warga," ujarnya.

 

Pelatihan kepemimpinan, kata dia, tak hanya soal teori. Karena itu, kegiatan lapangan di Kota Magelang diarahkan ke dua titik kunci, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kecamatan Magelang Tengah. Kedua lembaga ini dinilai menjadi contoh praktik kepemimpinan teknokratis dan responsif yang bisa direplikasi di daerah lain.

 Baca Juga: Gelar HMC 2025, AHM Gali Bakat Ribuan Modifikator Tanah Air

Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Uswatun Hasanah menyampaikan, pilihan terhadap Magelang bukan tanpa alasan. 'Kami ingin belajar langsung dari yang sudah terbukti. Kota Magelang memberi banyak contoh baik dalam pelayanan, budaya kerja, hingga pemanfaatan ruang kota yang sarat makna," ucapnya.

 

Kunjungan PKP Angkatan VIII ke Kota Magelang membuktikan bahwa praktik pemerintahan terbaik tidak selalu lahir dari pusat kekuasaan atau kota besar. Di sudut kecil Jawa Tengah, Kota Magelang memberi inspirasi bagaimana kepemimpinan yang rendah hati, pelayanan yang konsisten, dan pengawasan yang transparan dapat menciptakan perubahan nyata. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#Magelang #PKP #Dampak Besar #Rujukan Nasional #kota kecil #wali kota #jawa tengah