JOGJA- Teka-teki birokrat yang terpilih sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) DIJ akhirnya terjawab. Spekulasi yang sempat beredar Pj Sekprov akan memakai gelungan alias konde atau birokrat perempuan terpatahkan.
Sosok yang dilantik sebagai Pj Sekprov ternyata memakai blangkon. Birokrat laki-laki. Di luar dugaan, figur tersebut bukan seperti nama-nama yang selama ini pernah mengemuka.
Di antaranya, seperti Kepala Dinas Koperasi dan UKM Srie Nurkyatsiwi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Yuna Pancawati, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Amin Purwani, dan Kepala Dinas PUPESDM Anna Rina Herbranti. “Ada perubahan sepertinya,” bisik seorang sumber di Kepatihan Rabu (18/6).
Dari lacakan ke sejumlah sumber, ternyata sosok tersebut mengarah pada Aria Nugrahadi. Jabatannya sekarang kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIJ. “Penjabat Sekprov yang dilantik masih muda. Kantornya di ring road utara. Selama ini aktif turun ke bawah dalam acara Jagongan Kalurahan ke desa-desa,” ujar seorang sumber di pemprov memberikan kisi-kisi bocoran.
Berdasarkan informasi itu, Radar Jogja berupaya menelusuri organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov DIJ yang punya kantor di Jalan Padjajaran Ring Road Utara Jogja. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIJ menjadi satu-satunya OPD yang berada di kawasan ring road utara.
Sedangkan soal usia, Aria pernah tercatat sebagai kepala OPD termuda di lingkungan pemprov. Dia terpilih sebagai kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi pada pertengahan 2020 silam.
Usianya saat itu masih 46 tahun. Aria kelahiran 19 September 1974. Kini belum genap 51 tahun. Saat ini masih banyak senior Aria yang kelahiran 1967, 1968, 1969, 1970 hingga 1972 yang mengepalai sejumlah OPD.
Aria yang mengantongi gelar magister perencanaan kota dan daerah itu mengawali karir sebagai PNS di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kulon Progo pada 1 Maret 1999. Kemudian masuk pemprov menjadi kepala seksi perencanaan Bidang Cipta Karya Dinas PUPESDM DIJ. Lalu kepala seksi pembangunan sarana dan prasarana Bappeda DIJ.
Selanjutnya, promosi sebagai kepala bidang pengembangan destinasi wisata Dinas Pariwisata DIJ. Tahun 2020 saat diadakan lelang jabatan, Aria terpilih sebagai kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi. Jabatan yang diduduki hingga sekarang.
Selama mengepalai dinas tenaga kerja dan transmigrasi, Aria kerap blusukan ke bawah. Dia kerap hadir dalam kegiatan Jagongan Kalurahan yang diinisiasi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan dan Catatan Sipil DIJ KPH Yudanegara.
Jagongan Kalurahan merupakan acara dialog bersama masyarakat. Acara diadakan rutin dari satu desa ke desa lainnya. Jagongan Kalurahan dinilai positif membangun komunikasi dengan rakyat dan pemangku kepentingan di akar rumput.
Selain Aria, beberapa pejabat provinsi yang rajin dalam acara Jagongan Kalurahan itu seperti Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Adi Bayu Kristanto, Kepala Pelaksana BPBD Noviar Rahmad, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kusno Wibowo, Inspektur Muhammad Setiadi, Paniradya Pati Kaistimewan Aris Eko Nugroho dan beberapa pejabat lainnya.
Bulan ini, Jagongan Kalurahan diadakan di Kalurahan Maguwoharjo, Depok, Sleman. Hadir dalam acara itu Bupati Sleman Harda Kiswaya. Beberapa birokrat perempuan di pemprov juga datang.
Antara lain Kepala Dinas Koperasi dan UKM Srie Nurkyatsiwi, Kepala Dinas PUESDM Anna Rina Herbarnati, Kepala Dinas P3AP2 Erlina Hidayati Sumardi dan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Rosdiana Puji Lestari.
Aria yang dihubungi kemarin tak membantah atau membenarkan kabar dilantik sebagai Pj Sekprov. Dia menyebutkan telah menerima undangan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIJ.
“Undangan kami terima selepas sore selepas Ashar sekitar pukul 15.00,” ceritanya. Namun dia buru-buru menambahkan, undangan tersebut berisi untuk menghadiri pelantikan Pj Sekprov di Bangsal Kepatihan pukul 10.00. “Soal sinten (siapa, Red) yang dilantik tunggu besok pagi saja,” kilahnya.
Pelaksana Harian (Plh) Sekprov DIJ Tri Saktiyana membenarkan adanya agenda pelantikan dan pengambilan sumpah Pj Sekprov. Amanahnya menjalankan tugas Sekprov hingga dilantiknya Sekprov definitif. Saat ini seleksi Sekprov masih berjalan. Tahapannya masih wawancara terbuka lima kandidat pada Senin (23/6) mendatang.
Ketika disinggung pejabat yang dilantik tidak jadi yang memakai gelungan, Tri Sakti, sapaannya, hanya tersenyum. Dia mengirimkan emotion tertawa melalui pesan di WhatsApp (WA).
Sebagai Plh Sekprov, Tri Sakti telah menandatangani undangan pelantikan Pj Sekprov pada Selasa 17 Juni 2025. Undangan dengan nomor B/400.14.1.1/2413/BR.7 menginformasikan adanya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pj Sekprov pada pagi ini Kamis (19/6) pukul 10.00 di Bangsal Kepatihan. Pelantikan dilakukan Gubernur DIJ Hamengku Buwono X.
“Pejabat yang dilantik busana Jawa Gagrak Jogja dan pejabat yang melantik pakaian sipil lengkap berpeci. Mohon hadir 30 menit sebelum acara dimulai,” tulis Tri Sakti yang menjadi Plh Sekprov sejak 1 Juni lalu.
Dengan dilantiknya Aria sebagai Pj Sekprov, tugas Tri Sakti berakhir dan kembali menjalankan jabatan sebagai Assekprov Perekonomian dan Pembangunan. (kus/pra)
Editor : Heru Pratomo