Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dana Pusat Cair, Dinas PUPESDM DIY Kebut Selesaikan 10 Paket Pembangunan Jalan: Anggaran Terbesar Ruas Prambanan-Gayamharjo

Agung Dwi Prakoso • Jumat, 13 Juni 2025 | 14:00 WIB
LANCAR: Pengerjaan jalan ruas Prambanan-Gayamharjo, Sleman, yang membelah Gunung Ijo Sambirejo, terus berjalan. Pembangunan dibiayai dengan anggaran pusat.
LANCAR: Pengerjaan jalan ruas Prambanan-Gayamharjo, Sleman, yang membelah Gunung Ijo Sambirejo, terus berjalan. Pembangunan dibiayai dengan anggaran pusat.

JOGJA - Kegiatan pembangunan sejumlah ruas jalan di DIY akhirnya dapat dilaksanakan.

Ini menyusul keputusan pemerintah pusat yang mencairkan anggaran setelah sebelumnya sempat tertunda.

Ada sebanyak 10 paket pekerjaan yang didanai pemerintah pusat yang dilaksanakan di DIY pada tahun ini.

“Kegiatannya mulai dari pembangunan, rehabilitasi hingga rekonstruksi jalan,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY Anna Rina Herbranti Kamis (12/6/2025).

Dari 10 kegiatan itu, anggaran terbesar digunakan untuk melanjutkan pembangunan jalan ruas Prambanan-Gayamharjo 0,95 meter dengan alokasi dana sebesar Rp 83,6 miliar.

Di ruas jalan tersebut juga dibangun jembatan sebagai penghubung. Nantinya ruas jalan tersebut akan tersambung dengan Kabupaten Gunungkidul.

“Tahun ini 0,95 km, sisanya dilanjutkan tahun depan,” terangnya.

Selain itu, pusat juga menyetujui usulan pembangunan bangunan pelengkap ruas jalan provinsi yang terdampak longsoran tanah di Clongop, Gedangsari, Gunungkidul. Nilainya sebesar Rp 6,79 miliar.

Selanjutnya, peningkatan jalan ruas Tegalsari-Klepu dengan panjang 6 kilometer sebesar Rp 47,5 miliar.

Kemudian rehabilitasi jalan ruas Yogyakarta-Bakulan, Bantul, sepanjang 1,3 kilometer dengan anggaran Rp 6,4 miliar.

Berikutnya, rehabilitasi bangunan pelengkap jalan ruas Sentolo-Nanggulan, Kulon Progo, sepanjang 0,025 kilometer dengan alokasi anggaran sebesar Rp 1,9 miliar.

“Kami juga melakukan rehabilitasi jalan Yogyakarta-Pulowatu, Sleman, sepanjang 2 kilometer,” terang Anna. Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 9,1 miliar.

Rehabilitasi jalan ruas Klangon-Tempel, Sleman, sepanjang 0,65 kilometer juga disetujui pusat.

Dana yang disediakan sebesar Rp 5,4 miliar. Jalan Demak Ijo-Kebon Agung, Sleman juga akan ditingkatkan. Ruas jalan dilebarkan.

Lokasinya mulai Pasar Godean ke arah barat sepanjang 4,5 kilometer dengan anggaran Rp 34,4 miliar.

Rekonstruksi jalan dilakukan di ruas Sentolo-Brosot sepanjang 2 kilometer dengan dana sebesar Rp 17,5 miliar. Kembali ke peningkatan jalan ruas Prambanan-Gayamharjo membelah kawasan Gunung Ijo.

Di sebelah selatan jalan Candi Ijo, pembangunan Jalan Prambanan-Gayamharjo sudah hampir selesai. Bahkan sudah bisa dilewati kendaraan, walaupun belum diakses untuk umum.

Dari pengamatan di lapangan, tampak beberapa truk angkutan material berlalu-lalang.

Sedangkan di sebelah utara Gunung Ijo masih dalam tahap pengerjaan. Proses pengerjaan sampai saat ini relatif berjalan lancar. “Kami mulai kontrak pembangunan pada awal Mei lalu,” kata Anna.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPESDM DIY Tri Murtoposidi menambahkan, paket pembangunan jalan dan jembatan Prambanan-Gayamharjo tercatat dalam kontrak nomor T/000.3.3/1382/D8 tanggal 17 April 2025.

Dengan surat perintah mulai kerja (SPMK) nomor T/000.3.3/1386/D8 tanggal 17 April 2025. Adapun nilai kontrak sebesar Rp 68,4 miliar.

Waktu pelaksanaan pekerjaan selama 240 hari kalender. Periode 2-8 Juni 2025 waktu yang terpakai 52 hari kalender dan sisa waktu 188 hari kalender. (oso/kus)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#pembangunan jalan #Rekonstruksi jalan #Rehabilitasi Jalan #Dinas PUPESDM DIY #pemerintah pusat #Dana Pusat