JOGJA - Adanya 162 program quick wins menjadi atensi lebih dari Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan sebagai kepala daerah. Baik wali kota dan wakil wali kota juga meminta agar program yang sudah disepakati dalam 100 hari kerja benar-benar bisa membawa perubahan dan dampak luas bagi masyarakat.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengatakan, program quick wins merupakan salah satu wujud komitmen dari pemerintah untuk menciptakan inovasi sistem pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Sehingga, program yang disepakati dan dibuat oleh OPD Pemkot Jogja pun harus benar-benar baru dan membawa semangat perubahan.
Hasto menegaskan, tidak ada istilah kejar target bagi OPD di Kota Jogja yang sudah menyepakati quick wins. Program tersebut juga bukan sekedar tindakan dari OPD yang penting ada atau diistilahkan seperti sesaji bagi kepala daerah.
Dia mendorong agar program yang sudah dibentuk harus benar-benar dijalankan dan terus berlanjut pelaksanaannya. Meskipun sudah melewati 100 hari kerja kepala daerah.
Hasto juga akan melakukan evaluasi bagi program-program yang dirasa belum memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat. Dia pun memastikan akan terus memantau bagaimana progres dari program quick wins yang sudah disepakati oleh OPD dengan kepala daerah.
“Saya akan mengikuti program ini (quick wins) sampai enam bulan ke depan, dan di bulan kalau tidak ada perubahan maka akan saya evaluasi,” ujar Hasto, Minggu (25/5).
Hasto pun berharap, agar ratusan program kerja yang sudah dibentuk dan disepakati dalam quick wins dapat berjalan dengan baik. Serta dia memohon kepada semua pihak bisa mengawal berjalannya program quick wins. Supaya kebijakan tersebut terus memberi kebermanfaatan kepada masyarakat.
“Komitmen kami adalah menginstruksi seluruh perangkat daerah agar melahirkan program quick wins, sebuah program percepatan yang cepat, nyata, berkelanjutan, serta berdampak pada masyarakat,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan menyampaikan, dirinya bersama dengan Hasto Wardoyo akan terus berupaya agar program pemerintah memberi manfaat besar bagi masyarakat. Sehingga kesejahteraan warga dan pembangunan wilayah pun dapat meningkat secara beriringan.
Menurutnya, Hasto-Wawan sangat konsen terhadap peningkatan di bidang kesehatan dan masalah ekonomi. Sehingga kedua hal tersebut pun menjadi prioritas dalam kebijakan. Serta wajib dituangkan dalam program quick wins yang sudah dijalankan oleh instansi-instansi di Pemkot Jogja.
“Kami berupaya pendidikan, kesehatan dan masalah ekonomi khususnya UMKM menjadi prioritas. Bagaimana pendidikan masyarakat bisa teratasi, dan UKM di tiap kelurahan serta kemantren bisa berkembang,” terang Wawan. (*/inu)
Editor : Heru Pratomo