KEBUMEN – Di penghujung akhir masa jabatan, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengajak agar seluruh masyarakat untuk saling bergandengan tangan mendukung era pemerintahan baru. Yaitu Lilis Nuryani dan Zaeni Miftah. Hal ini dianggap demi keberlangsungan pembangunan daerah dari berbagai aspek.
Arif berkata, tanpa dukungan dan semangat kebersamaan, dirasa sulit untuk mewujudkan Kebumen lebih baik. Modal ini juga menjadi kunci dalam menjalankan roda pemerintahan. "Dalam hidup silih berganti, saya yakin kita punya optimisme. Siapapun pemimpin, kami doakan terbaik," ucapnya, Rabu (19/1).
Arif berharap, di tangan bupati dan wakil bupati yang segera dilantik, pembangunan di Kebumen semakin maju. Selain itu dapat lebih berdaya saing dan kompetitif dengan daerah lain. Tak kalah penting masyarakatnya jauh lebih sejahtera dan terbebas dari kantong kemiskinan. "Kita semua cinta Kebumen, karena ini rumah kita," bebernya.
Bagi Arif, preferensi politik ketika Pilkada 2024 tidak perlu berlarut-larut. Hal yang diperlukan masyarakat saat ini tinggal mengikuti alur pemerintahan sesuai agenda dan program skala prioritas. Dia juga telah mengingatkan kepada para pendukungnya untuk bisa segera menyesuaikan diri dengan pemerintahan baru.
"Perbedaan hal lumrah dan baik, visi kebersamaan itu yang kami harapkan," ucapnya.
Detik-detik jelang pelantikan, Bupati dan Wakil Bupati Kebumen terpilih Lilis Nuryani dan Zaeni Miftah telah melaksanakan berbagai agenda persiapan. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, gladi bersih serta gladi kotor yang berlangsung di Lapangan Monas, Jakarta.
Lilis dan Zaeni memastikan akan langsung bekerja pasca dilantik. Perhatian utama yang diberikan pada masalah kemiskinan, lapangan pekerjaan hingga stunting. Persoalan tersebut dianggap penting untuk segera dientaskan. "Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan, butuh kerja sama dan kebersamaan seluruh masyarakat," ujar Lilis. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo