Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Desa Krandegan Peringati Hari Desa Nasional Pertama di Purworejo

Adib Lazwar Irkhami • Minggu, 19 Januari 2025 | 05:11 WIB
PERTAMA: Kades Krandegan Dwinanto (pakai jas) memaparkan inovasi PLTS di desanya kepada tamu undangan di peringan Hari Desa Nasional, Sabtu (18/1).
PERTAMA: Kades Krandegan Dwinanto (pakai jas) memaparkan inovasi PLTS di desanya kepada tamu undangan di peringan Hari Desa Nasional, Sabtu (18/1).

RADAR JOGJA - Desa Krandegan, Kecamatan Bayan, menjadi desa pertama di Kabupaten Purworejo yang memperingati Hari Desa Nasional di kabupaten ini, Sabtu (18/1). Peringatan Hari Desa Nasional ini berkolaborasi dengan Partai Keadilan Sosial (PKS).


Peringatan Hari Desa itu awalnya bakal dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT) Yandri Susanto serta Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman. Namun keduanya berhalangan hadir. Menteri Desa PDTT diwakili Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Mulyadin Malik.

Baca Juga: SD Negeri di Purworejo yang Jadi Sasaran Pencurian Bertambah Jadi 22 Sekolah
Untuk perwakilan PKS diwakili Ketua DPP Bidang Pembinaan dan Pengembangan Desa Syahrul Aidi Ma’azat. Serta, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Wilayah Jatijaya DPP PKS Amin dan pengurus pusat lainnya.


Mulyadin Malik menyampaikan, di 2027 Presiden Prabowo menargetkan swasembada pangan. Target itu merupakan bagian upaya memperkuat ketahanan pangan dan keamanan nasional. "Untuk itu, Kementrian Desa PDTT terus mendorong upaya swasembada pangan dan kesejahteraan masyarakat untuk menuju Indonesia emas dan mendukung program asta cita,” ujarnya Jumat (18/1).


Dia mengatakan, terkait ketahanan pangan, dana desa bisa dimanfaatkan untuk program ketahanan pangan. Untuk mendukung program itu, Mendes PDTT menerbitkan Permendesa Nomor 2/ 2024 bahwa pada Pasal 7 mensyaratkan sekurang-kurangnya 20 persen dana desa dialokasikan untuk mendukung ketahanan pangan. "Alokasi 20 persen itu selain untuk ketahanan pangan, juga bisa untuk mendukung program MBG," tambahnya.

Baca Juga: Gantung Diri Kembali Terjadi di Purworejo, Pria ODGJ Tewas di Usuk Tiang Jemuran Rumahnya
Dalam hal ini desa, melalui BUMDes, didorong untuk bisa menjadi penyuplai utama bahan baku dalam mendukung program prioritas Prabowo-Gibran tersebut. "Dana desa untuk MBG, sistemnya adalah BUMDes sebagai penyedia bahan pokok. Nantinya bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN),” lanjutnya.

Baca Juga: Libatkan Petani hingga Nelayan, MBG Disebut Jadi Solusi Tekan Kemiskinan di Kebumen
Dia sangat mengapresiasi Pemdes Krandegan utamanya dalam hal swasembada energi. Yakni telah membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang bisa dicontoh oleh desa yang lain. "PLTS itu berkontribusi dalam mengatasi persoalan energi dan ketahanan pangan. Terlebih, PLTS di Krandegan ini bisa mengaliri 34 hektare sawah. Ini luar biasa,” ucapnya.


Dia berharap, pemdes lain di Kabupaten Purworejo dapat mencontoh atau direplikasi PLTS itu di desanya masing-masing. Sehingga, desa-desa di Kabupaten Purworejo bisa mencapai kemandirian energi dan swasembada pangan.


Kades Krandegan Dwinanto mengungkap, sebelumnya Desa Krandegan tergolong desa miskin di Purworejo. Namun semenjak 2021 sudah menjadi desa mandiri. "Awalnya kami hanya panen setahun sekali, tetapi sekarang bisa panen tiga kali setahun," tuturnya.


Hal itu tentu tak terlepas dari inovasi-inovasi yang telah dilakukan selama ini. Dia berharap, ke depan desa tersebut terus bisa mandiri. Pun dapat mengimplementasi program unggulan pemerintah yaitu ketahanan pangan, kemandirian energi, energi bersih dan terbarukan, serta digitalisasi.


Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengucapkan terima kasih karena Desa Krandegan diberikan kesempatan untuk memperingati Hari Desa Nasional pertama di Kabupaten Purworejo. Dikatakan, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23/2024 tentang Hari Desa, 15 Januari ditetapkan sebagai Hari Desa.


"Tahun ini peringatan Hari Desa Nasional 2025 mengangkat tema Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Desa Swasembada Pangan," katanya. Sejalan dengan tema itu, pemerintah mencanangkan gerakan menanam tanaman pangan di desa atau gema tandan desa.


Menurut Yuli, Hari Desa merupakan momentum pengingat tentang pentingnya peran desa dalam pembangunan nasional. Baginya desa adalah pondasi dari kemajuan bangsa. Jika desa-desa maju, maka Indonesia akan semakin kuat dan sejahtera. "Pembangunan desa harus menjadi prioritas utama dalam kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah," ungkapnya.


Disebutkan, Pemkab Purworejo telah berupaya keras untuk mempercepat pembangunan desa melalui berbagai program dan kebijakan. "Namun tantangan ke depan masih banyak. Harus terus berinovasi dan berkolaborasi untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada," pesannya. (han/laz)

Editor : Satria Pradika
#Mbg #PKS #Hari Desa #Prabowo-Gibran