KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyebut gaji ideal seorang perangkat desa mestinya mencapai Rp 3,5 Juta. Nominal tersebut dianggap masuk akal mengingat tuntutan dan tanggung jawab perangkat desa kini cukup besar.
Hal tersebut diungkapkan Arif saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kebumen, Sabtu (21/9/2024). Dia menyatakan, gaji perangkat desa yang berkisar di angka Rp 2 juta masih jauh dari harapan. Oleh karena itu, Pemkab Kebumen berusaha mengakomodasi hal tersebut melalui tunjangan. "Gaji anggota PPDI itu idealnya Rp 3,5 juta, kalau carik (sekdes) bisa di atasnya," kata Arif.
Saat ini, pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk gaji ke 13 bagi para kepala desa dan sekretaris desa. Termasuk memberikan dana insentif bagi desa yang tidak memiliki bengkok atau tanah kas desa. "Sudah kami lakukan untuk peningkatan kesejahteraan anggota PPDI," sambungnya.
Baca Juga: Gempa Bumi di Tenggara Kebumen Bergetar hingga ke Bantul, Ada yang Merasakan?
Meski tunjangan baru diberikan kepada kades dan sekdes, dia berharap ke depan akan menyasar seluruh jabatan perangkat desa di Kebumen. Perhatian ini menurutnya penting sebagai motivasi kinerja para perangkat desa. Harapannya semua anggota PPDI diberikan tunjangan. Apakah bisa? “Saya yakin bisa. Kami upayakan, karena ini harus diselesaikan satu per satu," ujarnya.
Pada pembahasan lain, Arif mengajak kepada seluruh perangkat desa selalu mengutamakan kolaborasi serta sinegitas antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten. Modal ini menurutnya menjadi kunci pemerataan pembangunan di Kebumen.
KebumenBaca Juga: Banyak Pedagang Mengeluh, Pemkab Kebumen Lakukan Restrukturisasi Retribusi Pasar
Dia menjelaskan, konsep pembangunan seyogyanya perlu berangkat dari bawah. Yakni, dimulai dari tataran pemerintah desa. "Anggota PPDI sendiri menjadi penggerak utama maju atau tidaknya sebuah desa," ucap Arif.
Ketua PPDI Kebumen Bilaludin menyampaikan, cukup senang karena PPDI telah diperhatikan pemkab terkait tunjangan bagi perangkat desa. Soal tambahan gaji hingga Rp 3,5 juta, dirinya menyambut baik jika hal tersebut dapat terealisasi. Kalau bisa terealisasi luar biasa itu. Banyak tantangan yang dihadapi para perangkat. “Angka segitu lebih dari cukup," bebernya. (fid/din)
Editor : Din Miftahudin