RADAR JOGJA – Pemerintah Kota Jogja berhasil meraih tiga penghargaan dalam Penganugerahan Baznas Award 2024 pada Kamis (29/2) malam di Bidakara Hotel Jakarta, yaitu pada kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik, Baznas dengan Publikasi Konten Kantor Digital Teraktif dan Baznas dengan Operator SiMBA Terbaik.
Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo mengatakan penghargaan tersebut menjadi sebuah apresiasi juga pemacu semangat bagi pemkot. Menurut dia, bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga Kantor Kementerian Agama Kota Jogja untuk terus berkomitmen dalam mengelola dan menyalurkan zakat yang telah diamanahkan dengan transparan dan tepat sasaran. "Pemanfaatannya juga akan kembali ke masyarakat untuk kepentingan peningkatan ekonomi, pembangunan, pendidikan, kesehatan juga kesejahteraan sosial," katanya.
Singgih juga mengatakan, berkomitmen bahwa kolaborasi dalam pengelolaan dan penyaluran zakat akan terus dilakukan, untuk kemudian bisa semakin meningkatkan pemanfaatannya kepada masyarakat Kota Jogja. Banyak inovasi, kata dia, yang telah dilakukan dan akan terus kami kembangkan kaitannya dengan pengelolaan zakat. “Penghargaan ini menjadi pemantik untuk kita bersama-sama memajukan pemanfaatan zakat untuk masyarakat Kota Jogja," tambahnya.
Sementara itu Ketua Baznas Kota Jogja Syamsul Azhari mengungkapkan, sepanjang 2023 ada beberapa program yang telah dijalankan mulai dari Beasiswa Santri Tahfiz, Pemberdayaan Kampung, Bantuan Alat Kesehatan serta Peduli Palestina. Ada sekitar 10.260 orang dan 2.255 kelompok penerima manfaat dari zakat yang dikekola Baznas Kota Jogja. “Kami berterima kasih banyak kepada para pemberi zakat, yang semoga ini menjadi amal jariyah yang tidak pernah putus pahalanya," ungkapnya.
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, Baznas dan lembaga amil zakat yang lain, menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah untuk mengawal tata kelola zakat di Indonesia. Seperti halnya Baznas Awards yang telah menjadi bagian dari apresiasi bagi para insan yang berprestasi dari berbagai kategori dalam pengelolaan zakat.“Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan bagi mereka yang berhasil mengembangkan inovasi, meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat,” ujarnya. (*/pra)
Editor : Satria Pradika