Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bebaskan Ijazah dan BPJS Kesehatan untuk GTT

Editor News • Senin, 20 Februari 2017 | 15:10 WIB
Bupati Bantul Suharsono menyerahkan ijazah bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2016 saat upacara Hardiknas di lapangan Paseban Bantul. (Foto: Dinas Kominfo Pemkab Bantul)
Bupati Bantul Suharsono menyerahkan ijazah bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2016 saat upacara Hardiknas di lapangan Paseban Bantul. (Foto: Dinas Kominfo Pemkab Bantul)
RADARJOGJA.CO.ID – Satu per satu program kerja Suharsono dan Abdul Halim Muslih yang ditawarkan pada Pemilihan Bupati 2015 mulai direalisasikan. Buktinya, belum genap 6 enam bulan menjabat, Bupati Bantul Suharsono langsung mengeluarkan kebijakan membebaskan ijazah SMA/SMK/MA yang masih tertahan di sekolah. Baik sekolah negeri maupun swasta.

Kebijakan ini merespon keluhan masyarakat bahwa banyak ijazah yang tertahan di sekolah karena siswa/ orang tua siswa tidak sanggup melunasi tunggakan biaya sekolah. Ijazah yang dibebaskan/diserahkan ada sebanyak 4.884 ijazah.

Penyerahan Ijazah dilakukan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2016 saat upacara Hardiknas di lapangan Paseban Bantul. Kemudian Pemkab Bantul alokasi anggaran di APBD 2017 sebesar Rp 1,59 miliar untuk melunasi tunggakan siswa kurang mampu/miskin.

Gebrakan lainnya, Suharsono memberikan jaminan kesehatan bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan sekolah sebanyak 5.707 orang. Dalam program ini, Pemkab Bantul menggandeng BPJS Kesehatan. (*/penyebarluasan informasi pembangunan daerah oleh Diskominfo Bantul) Editor : Editor News
#Wakil Bupati Abdul Halim Muslih #bantuan mesin pertanian #Bupati Bantul Suharsono #Diskominfo Bantul #gerakan perubahan #Pemkab Bantul #traktor