Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Transformasi Bahan Ajar Dengan Flipbook Digital

Bahana. • Selasa, 19 Agustus 2025 | 17:24 WIB
Nurul Hidayah Fitriyani
Nurul Hidayah Fitriyani

 Oleh: Nurul Hidayah Fitriyani, S.Pd. M.Pd.

Dosen Institut Seni Indonesia Surakarta

PERUBAHAN zaman telah mengubah cara belajar dan mengajar. Saat ini peserta didik

hidup di tengah gempuran teknologi di berbagai aspek. Mereka terbiasa dengan segala hal yang cepat, menarik, dan interaktif. Bahan ajar konvensional yang monoton dengan visualisasi minim dan sulit diperbarui, semakin kehilangan daya tarik.

 Di tengah derasnya arus digitalisasi, cara dosen menyampaikan materi pun ikut bertransformasi. Dosen dituntut melek teknologi agar pembelajaran tetap relevan dan menarik. Salah satu inovasi yang mempermudah transformasi ini, adalah flipbook digital, bahan ajar interaktif yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga memudahkan akses dan memperkaya pengalaman belajar.

 Flipbook digital adalah versi modern dari buku cetak yang dilengkapi animasi, video, gambar, dan audio, sehingga lebih menarik dan interaktif. Flipbook memiliki tampilan sama layaknya buku cetak dengan halaman yang bisa “dibalik” pada tampilan layar gawai.

 Berbeda dengan e-book yang menampilkan teks dan gambar statis, flipbook memberikan pengalaman membaca yang lebih menarik dan dinamis. Kelebihan lain dari flipbook dalam pengembangan bahan ajar, adalah mudah dibagikan, bisa dalam bentuk link, melalui email, website, media sosial, atau QR code, sehingga proses pembelajaran lebih fleksibel karena bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun.

 Penggunaan bahan ajar digital juga lebih ramah lingkungan, karena tidak menggunakan kertas layaknya buku konvensional. Flipbook bisa disebut sebagai bahan ajar versi “paket komplet”. Dosen dapat menyematkan video pembelajaran yang dilengkapi dengan penjelasan materi secara tertulis, membagikan tautan materi untuk memperkaya bacaan mahasiswa, memberikan evaluasi pembelajaran sekaligus, dan memberikan background audio agar mahasiswa lebih nyaman saat mengakses flipbook.

 Proses pembuatan bahan ajar berbasis flipbook tidaklah sulit. Salah satu platform yang dapat digunakan adalah canva. Canva merupakan platform desain grafis berbasis web yang membantu pembuatan berbagai karya visual dengan beragam template, font, dan fitur-fitur menarik lainnya.

 Langkah-langkah membuat flipbook berbasis canva antara lain sebagai berikut. Pengguna dapat mengakses platform canva melalui laman https://www.canva.com/ kemudian memilih template yang diinginkan. Canva menyediakan berbagai kategori template, seperti bisnis, media sosial, pendidikan, video, pemasaran, print products, dan kartu undangan. Dosen dapat memilih template “pendidikan” dan kategori mata kuliah untuk memudahkan pengisian konten materi. Selanjutnya, dosen dapat menambahkan teks, gambar, dan elemen visual lainnya pada template yang tersedia. Agar bahan ajar lebih menarik, dosen bisa menambahkan video pembelajaran, games, tautan materi untuk memperkaya literasi, atau pun audio untuk menarik minat belajar mahasiswa.

 Setelah halaman demi halaman selesai dikerjakan, langkah selanjutnya adalah mengonversi desain materi di canva dengan mengklik share kemudian pilih heyzine flipbooks. Pada laman heyzine, materi statis dari canva dapat flipping layaknya buku cetak. Dosen dapat menambahkan efek tiap halaman, background, background audio dan mengatur bagian interactions agar tampilan flipbook terkesan lebih “hidup”. Setelah selesai, flipbook siap dibagikan.

 Bahan ajar digital dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Penggunaan flipbook materi kalimat efektif pada mahasiswa Prodi Karawitan, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta terbukti dapat meningkatkan hasil belajar sebesar 35%. Penelitian sejenis dilakukan oleh Setyorini, Sukarmin, & Harlita (2024) menyatakan bahwa penggunaan elemen multimedia dalam flipbook membantu siswa memahami konsep yang kompleks dengan lebih mudah, sehingga berdampak positif pada peningkatan pemahaman dan capaian belajar mereka.

 Selain itu, media flipbook juga berdampak pada peningkatan motivasi belajar siswa karena tampilannya yang menarik, sehingga dapat memusatkan perhatian siswa pada materi yang diajarkan (Azzahra, dkk., 2023). Kemudahan memperbarui materi ajar tanpa mencetak ulang juga menjadi kelebihan tersendiri dari media ini. Hal ini menjadikan pembelajaran lebih adaptif dan meningkatkan literasi digital siswa.

 Meski menjanjikan, penggunaan flipbook harus didukung dengan akses internet. Jika ingin mengunduhnya secara offline, pengguna harus berlangganan dan membayar biaya bulanan atau pun tahunan. Akses gratisnya pun terbatas hanya lima kali. Beberapa pengguna juga mungkin memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan proses pembuatan dan pengaturan bagian interactions. Belum meratanya literasi digital pengajar, juga menjadi tantangan tersendiri, sehingga perlu adanya pelatihan berkelanjutan mulai dari desain konten yang menarik, hingga strategi penggunaannya dalam pembelajaran.

 Pada akhirnya, teknologi hanyalah alat, ruh dari pembelajaran tetap ada pada sosok pengajar yang mau beradaptasi dengan perkembangan zaman. Flipbook digital hanyalah opsi untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Dengan memanfaatkan platform canva, pengajar dapat menyulap bahan ajar biasa menjadi karya visual yang memikat mahasiswa.

 Harapannya, penggunaan flipbook tidak hanya membuat proses belajar lebih menyenangkan, tetapi juga mampu meningkatkan pemahaman materi, mendorong partisipasi aktif, dan akhirnya berkontribusi pada hasil belajar yang lebih optimal. (*)

Editor : Bahana.