RADAR JOGJA – Sebanyak 10 perjalanan Commuter Line lintas Bogor–Jakarta Kota dibatalkan pada Senin (19/10/2026) pagi. Pembatalan tersebut terjadi karena dua rangkaian kereta masih menjalani proses perbaikan oleh tim teknis KAI Commuter bersama PT Industri Kereta Api (INKA).
Berdasarkan informasi operasional yang diperbarui hingga pukul 07.00 WIB, pembatalan tersebut mencakup sejumlah perjalanan pada relasi Bogor, Depok, Cilebut, Manggarai, dan Jakarta Kota. Penyesuaian dilakukan selama proses penanganan sarana kereta masih berlangsung.
Perubahan jadwal ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang mengandalkan KRL untuk berangkat bekerja, sekolah, maupun menjalankan aktivitas lainnya. Terlebih, awal pekan menjadi waktu ketika banyak pengguna kembali menggunakan transportasi umum untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
Perbaikan dua rangkaian kereta melibatkan tim teknis KAI Commuter bersama PT INKA. Penanganan tersebut perlu diselesaikan sebelum rangkaian kembali digunakan untuk melayani penumpang. Kesiapan sarana menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keselamatan dan keandalan operasional kereta.
Akibat penyesuaian tersebut, pengguna KRL di lintas Bogor dan rute terkait perlu memeriksa kembali jadwal perjalanan sebelum berangkat. Penumpang juga disarankan mempertimbangkan alternatif transportasi apabila jadwal yang biasa digunakan tidak tersedia.
Informasi terbaru mengenai operasional Commuter Line dapat dipantau melalui kanal resmi KAI Commuter, termasuk situs web, aplikasi C-Access, dan akun media sosial perusahaan. Penumpang yang sudah berada di stasiun juga perlu memperhatikan pengumuman serta arahan petugas untuk memperoleh informasi sesuai kondisi layanan.
Pembatalan sejumlah perjalanan ini menunjukkan pentingnya kesiapan sarana dalam mendukung kelancaran transportasi publik. Di sisi lain, pengguna perlu mengikuti perkembangan informasi agar dapat menyesuaikan waktu keberangkatan dan merencanakan perjalanan dengan lebih baik.
KAI Commuter masih melakukan penanganan terhadap rangkaian yang terdampak. Karena itu, masyarakat yang hendak menggunakan layanan KRL lintas Bogor–Jakarta Kota diimbau memastikan informasi perjalanan terbaru sebelum berangkat.
(Maria Margaretha Nirong Gedo)
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Berbagai Sumber