RADAR JOGJA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan pembaruan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang berlaku untuk periode 12 hingga 14 Oktober 2026.
Dalam tiga hari ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia diproyeksikan bakal dilanda cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang hingga sangat lebat, yang beberapa di antaranya berpotensi disertai angin kencang.
Berdasarkan pemetaan BMKG, dinamika cuaca diprediksi berubah setiap harinya di berbagai wilayah Nusantara.
Baca Juga: Rahasia di Balik Kombinasi Pelat Nomor Kendaraan, Begini Cara Membacanya!
Senin, 12 Oktober 2026
Pada hari pertama periode peringatan, BMKG menetapkan status Siaga hujan lebat hingga sangat lebat untuk dua provinsi, yakni Sumatera Utara dan Jawa Barat.
Sementara itu, status Waspada hujan sedang hingga lebat mencakup area yang cukup luas, meliputi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua.
Selain ancaman curah hujan, potensi angin kencang juga diantisipasi terjadi di Banten, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, serta Papua Pegunungan.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Mandalika 2026, Maximo Quiles Kunci Gelar Juara Dunia
Selasa, 13 Oktober 2026
Memasuki hari kedua, Sumatera Utara masih berstatus Siaga terhadap potensi guyuran hujan lebat hingga sangat lebat.
Adapun wilayah yang berada dalam kategori Waspada hujan sedang-lebat meliputi Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Banten, Jawa Barat, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.
Peringatan dini angin kencang pada Selasa diprediksi bergeser dan meluas ke sejumlah wilayah selatan dan tengah Indonesia, mencakup Bali, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Lampung, dan Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Heboh Kontrakan 3 Ribu Per Hari, Ini Dia Fakta Rusunawa Watulimo Trenggalek
Rabu, 14 Oktober 2026
Pada puncak periode peringatan dini, potensi hujan sedang hingga lebat terpantau meluas di wilayah timur Indonesia.
Status Waspada berlaku bagi Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
Khusus untuk provinsi Jawa Barat dan Papua Pegunungan, BMKG memberikan perhatian ekstra dengan menetapkan status peringatan dini kombinasi, yaitu potensi hujan lebat yang beriringan dengan angin kencang.
Baca Juga: Bendung Walahar, Bendung Berusia Tua yang Didirikan Belanda di Karawang
Menanggapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat di seluruh wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
Masyarakat diharapkan terus memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala melalui saluran resmi BMKG.
Editor : Meitika Candra Lantiva