RADAR JOGJA – Tanggal 1 Oktober kembali menjadi momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Pada 2026, peringatan tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi salah satu agenda nasional yang setiap tahun diperingati pada 1 Oktober. Momentum ini berkaitan dengan perjalanan sejarah bangsa Indonesia, khususnya peristiwa yang terjadi pada akhir September 1965.
Pemerintah menjadikan peringatan tersebut sebagai bagian dari upaya untuk kembali mengingat nilai-nilai Pancasila sekaligus memperkuat persatuan. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyebut peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 menjadi momentum untuk memperkuat persatuan serta karakter generasi muda.
Tema yang diangkat tahun ini menempatkan Pancasila sebagai dasar yang menyatukan masyarakat Indonesia di tengah keberagaman. Kata persatuan menjadi bagian penting karena kehidupan masyarakat Indonesia terdiri atas berbagai latar belakang, daerah, budaya, dan kelompok sosial.
Melalui peringatan tersebut, nilai-nilai Pancasila juga kembali diarahkan agar tidak hanya dipahami sebagai bagian dari pelajaran sejarah. Nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun sikap saling menghargai dan menjaga kebersamaan.
Generasi muda menjadi salah satu kelompok yang mendapat perhatian dalam momentum tersebut. Perkembangan teknologi dan media sosial membuat anak muda memiliki ruang yang semakin luas untuk berinteraksi dan menyampaikan pendapat.
Kondisi tersebut sekaligus menjadi tantangan dalam menjaga persatuan. Informasi yang beredar dengan cepat di ruang digital dapat memengaruhi cara masyarakat melihat suatu persoalan. Karena itu, pemahaman terhadap nilai kebangsaan menjadi salah satu hal yang penting di tengah perkembangan komunikasi digital.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 juga menjadi pengingat bahwa persatuan tidak hanya dibangun melalui kegiatan seremonial. Nilai tersebut dapat diwujudkan melalui kehidupan sehari-hari, seperti menghormati perbedaan, menjaga toleransi, serta menempatkan kepentingan bersama di atas perbedaan.
Sejumlah instansi pemerintah, lembaga pendidikan, pemerintah daerah, hingga masyarakat turut memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober. Upacara dan berbagai kegiatan yang digelar menjadi bagian dari momentum untuk mengenang sejarah sekaligus memperkuat semangat kebangsaan.
Dengan tema persatuan yang kembali diangkat tahun ini, Hari Kesaktian Pancasila diharapkan tidak berhenti sebagai peringatan tahunan. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk mengingat kembali pentingnya Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
(Maria Margaretha Nirong Gedo)
Sumber:Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)
Sumber : Berbagai Sumber