SOLOK - Banjir bandang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sejak Senin (21/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Derasnya arus membawa material berupa lumpur, batu, kayu, serta puing-puing bangunan ke sejumlah lokasi yang terdampak.
Salah satu kawasan yang terdampak berada di Kayu Aro, Arosuka. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga bernama Dafa (20) dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus banjir bandang.
Pasca kejadian, Tim SAR gabungan bersama personel Brimob Polda Sumatera Barat langsung melakukan penyisiran di sejumlah lokasi terdampak.
Pencarian dilakukan untuk menemukan keberadaan Dafa yang hingga kini masih belum ditemukan.
Petugas menyisir area yang berada di sekitar aliran banjir dan sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi terbawanya korban. Kondisi lokasi yang masih dipenuhi material banjir membuat proses pencarian harus dilakukan secara hati-hati.
Baca Juga: Museum Huta Bolon Simanindo, Menelusuri Jejak Sejarah dan Budaya Batak Toba di Samosir
Selain melakukan pencarian korban, tim gabungan juga melakukan penanganan terhadap dampak banjir bandang. Petugas bersama pihak terkait membersihkan puing-puing bangunan dan material yang terbawa arus.
Material tersebut menutupi sejumlah bagian kawasan terdampak sehingga mengganggu aktivitas dan akses masyarakat.
Pembersihan dilakukan secara bertahap untuk memastikan jalur yang terdampak dapat kembali digunakan.
Salah satu akses yang turut dibersihkan adalah jalan menuju Kantor Bupati Solok. Petugas berupaya membuka jalur tersebut dari material banjir agar dapat kembali dilalui.
Baca Juga: Influenza A Meningkat di Indonesia, Kenali Gejala dan Risiko Komplikasinya
Pembukaan akses jalan menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana. Selain memudahkan mobilitas masyarakat, akses yang kembali terbuka juga membantu petugas dalam melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik terdampak.
Petugas juga terus melakukan pembersihan di kawasan terdampak sebagai bagian dari upaya penanganan setelah banjir bandang. Masyarakat di sekitar lokasi diimbau tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas selama proses penanganan berlangsung. (Frencia Keliat)
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Berbagai Sumber