Disegel Ormas 3 Bulan, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Ngeluh di Balai Kota, Pak Kami Butuh Makan

Della Hardi Puspita • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 05:31 WIB
Jeritan "Pak bantu kami butuh makan" menggema di Balai Kota DKI, Senin (21/9). Ratusan staf Club de Arjuna mengadu setelah 3 bulan dirumahkan akibat tempat kerja disegel ormas.
Jeritan "Pak bantu kami butuh makan" menggema di Balai Kota DKI, Senin (21/9). Ratusan staf Club de Arjuna mengadu setelah 3 bulan dirumahkan akibat tempat kerja disegel ormas.

RADAR JOGJA - Jeritan pilu menggema di depan Balai Kota DKI Jakarta. Ratusan staf PT Arjuna menggelar aksi damai sambil berteriak, "Pak bantu kami pak butuh makan". Mereka sudah tiga bulan tidak bekerja setelah lokasi kerja mereka disegel ormas.

Ratusan karyawan Club de Arjuna akhirnya memilih mengadu ke Balai Kota DKI Jakarta, Senin (21/9). Aksi damai ini digelar setelah mereka kehilangan mata pencaharian selama berbulan-bulan.

Inti permasalahannya adalah penyegelan area kerja mereka di Kedoya, Jakarta Barat. Lahan seluas 3,4 hektare yang menjadi kawasan operasional Club de Arjuna, yang di dalamnya ada tempat bowling, resto, dan fasilitas olahraga, tidak bisa diakses karena dikuasai organisasi masyarakat.

Akibatnya, operasional lumpuh. Ratusan karyawan yang menggantungkan hidup dari sana terpaksa dirumahkan tanpa kepastian. Sudah tiga bulan mereka tidak memiliki penghasilan tetap, padahal kebutuhan keluarga terus berjalan.

Baca Juga: Tren Positif Terhenti, Como 1907 Telan Kekalahan PerdanaMusim Ini di Markas Frosinone

Dalam aksi damai tersebut, suasana haru begitu terasa. Sambil membentangkan poster, mereka meneriakkan isi hati yang paling jujur. Bukan soal tuntutan kenaikan gaji, melainkan soal perut.

"Pak bantu kami pak butuh makan," teriak salah satu peserta aksi yang kemudian diikuti oleh ratusan rekannya.

Jeritan itu menggambarkan kondisi mereka saat ini. Demi menyambung hidup, banyak di antara mereka harus banting setir melakukan pekerjaan serabutan.

Kuasa hukum PT HD Arjuna, Denny Kailimang, membenarkan bahwa ratusan karyawannya telah dirumahkan selama tiga bulan dan kini dalam kondisi sulit.

Melalui aksi di Balai Kota ini, mereka hanya berharap satu hal: bantuan dari Gubernur dan aparat kepolisian untuk membuka kembali segel dan memberi kepastian hukum agar mereka bisa kembali bekerja.

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Disegel Ormas Ratusan Karyawan Club de Arjuna Kami Butuh Makan 3 bulan